Tragis! Anak 9 Tahun Tewas Ditusuk, Polisi Periksa 8 Saksi dan Telusuri CCTV

Ilustrasi kasus dugaan pembunuhan anak 9 tahun di Cilegon, Banten, masih diselidiki polisi. Satreskrim Polres Cilegon telah memeriksa delapan saksi dan menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku dan motif.

KalbarOke.com – Kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang anak berusia 9 tahun mengguncang warga Kota Cilegon, Banten. Hingga Rabu, 17 Desember 2025, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tragis tersebut.

Kepala Satreskrim Polres Cilegon, Ajun Komisaris Polisi Yoga Tama, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa delapan orang saksi, termasuk sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Sebanyak delapan orang sudah diperiksa, termasuk warga sekitar,” kata Yoga kepada wartawan di Cilegon.

Baca :  Usai Pidato di WEF Davos, Prabowo Singgah ke Paviliun Indonesia dan Menyapa Calon Investor

Polisi Telusuri Rekaman CCTV

Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi pergerakan korban maupun pihak yang diduga terlibat sebelum dan sesudah kejadian.

Menurut Yoga, proses penyelidikan masih berlangsung sehingga kepolisian belum dapat membeberkan motif pembunuhan kepada publik. “Motif belum bisa kami jelaskan karena masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.

Autopsi Dilakukan, Polisi Tunggu Hasil

Dalam penanganan awal, aparat kepolisian langsung mengamankan TKP, melakukan visum, serta autopsi terhadap jenazah korban. Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Baca :  Kapolri Beri Reward Atlet Peraih Medali SEA Games 2025

Korban diketahui merupakan anak laki-laki berusia 9 tahun, warga BBS III Nomor C5, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban meninggal dunia akibat luka tusuk.

Polisi memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku dan membawa kasus ini ke jalur hukum secepat mungkin. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan segera melapor jika memiliki informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. (*/)