Ngeri! Harga Gas Melon di Sanggau Tembus 60 Ribu, Wabup Susana Sidak Agen LPG

Wabup Sanggau Susana Herpena sidak pangkalan LPG 3 kg usai harga di kampung tembus Rp60 ribu. | Ngeri! Harga Gas Melon di Sanggau Tembus 60 Ribu, Wabup Susana Sidak Agen LPG. (Foto: Fb)

KalbarOke.Com – Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan LPG 3 kg di Kota Sanggau pada Jumat (2/1/2026). Langkah ini diambil guna menyikapi banyaknya keluhan masyarakat terkait harga gas melon yang melambung tinggi.

“Saya dapat informasi dari warga, terutama yang di kampung-kampung harga LPG 3 kg mulai dari Rp40 ribu hingga Rp60 ribu pertabung,” kata Susana Herpena. Hal ini dinilai sangat memberatkan ekonomi.

Wabup didampingi Sekretaris Daerah Aswin Khatib dan jajaran dinas terkait untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Pemerintah ingin memastikan distribusi energi bersubsidi ini berjalan tepat sasaran.

Pengawasan ketat dilakukan mulai dari tingkat agen hingga pangkalan agar tidak ada oknum yang bermain harga. Tim juga mengecek alur distribusi gas untuk memastikan keterjangkauan harga di wilayah terpencil.

Berdasarkan hasil Sidak tersebut, Wakil Bupati memastikan bahwa ketersediaan stok LPG 3 kg untuk wilayah Kabupaten Sanggau dalam kondisi cukup. Harusnya tidak terjadi kelangkaan yang memicu lonjakan harga ekstrem.

Baca :  Karantina Kalbar Musnahkan Ribuan Media Pembawa Ilegal di PLBN Entikong Sepanjang 2025

“Kalau kita cek tadi, di Agen Erlima misalnya, itu stoknya 90 ribu untuk 12 Kecamatan, belum lagi enam Agen yang lain,” ungkap Susana Herpena. Data ini menunjukkan pasokan gas masih sangat memadai.

Pihak Dinas Perhubungan dan Bagian Ekonomi Setda Sanggau diminta terus memantau pergerakan harga di pasar tradisional. Penguatan koordinasi antar agen diperlukan agar pasokan terdistribusi merata ke kampung-kampung.

Susana menegaskan bahwa pangkalan tidak boleh menjual gas melebihi harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Sanksi tegas akan disiapkan bagi pengelola yang terbukti melakukan penimbunan atau spekulasi.

Warga diimbau untuk melaporkan jika menemukan pangkalan yang nakal dan sengaja menaikkan harga secara sepihak. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menormalkan kembali harga gas melon di pasaran.

Monitoring rutin akan terus dilakukan sepanjang bulan Januari guna menjaga stabilitas ekonomi warga pasca libur tahun baru. Kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pengawasan distribusi energi bersubsidi ini.

Baca :  Kelangkaan LPG 3 Kg dan Kenaikan Harga Cabai Bayangi Kembayan Jelang Akhir Tahun

Ringkasan Berita

• Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena memimpin Sidak agen LPG 3 kg pada Jumat, 2 Januari 2026, menyikapi harga gas yang mencapai Rp60 ribu di tingkat desa.

• Dari hasil pengecekan di Agen Erlima, tersedia stok 90 ribu tabung untuk 12 kecamatan, ditambah pasokan dari enam agen lainnya yang dipastikan mencukupi kebutuhan.

• Wabup Susana menegaskan tidak seharusnya terjadi kelangkaan atau lonjakan harga jika distribusi dari agen ke pangkalan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

• Sidak ini turut diikuti oleh Sekda Sanggau, Dinas Perhubungan, serta Bagian Ekonomi dan SDA untuk mengaudit alur distribusi gas melon dari hulu hingga ke hilir.

• Pemerintah Kabupaten Sanggau akan terus memantau harga pasar guna melindungi konsumen dan memastikan LPG subsidi dinikmati oleh masyarakat yang berhak.