KalbarOke.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima audiensi manajemen Garuda Indonesia di Ruang Kerja Gubernur pada Jumat (9/1/2026). Pertemuan ini membahas evaluasi layanan transportasi udara serta rencana pengembangan konektivitas untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah sepanjang tahun 2026.
“Kami memberikan apresiasi kepada Garuda Indonesia yang telah menghadirkan potongan harga khusus bagi ASN di lingkungan Pemprov Kalbar,” ujar Gubernur Kalbar, Ria Norsan.
Selain apresiasi terhadap kebijakan harga, Gubernur juga mengevaluasi tren positif trafik penumpang selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Garuda Indonesia dinilai berhasil menjaga keterjangkauan tiket selama masa libur panjang sesuai dengan arahan pemerintah daerah.
Pemerintah Provinsi berharap maskapai plat merah ini terus menjadi mitra strategis dalam memajukan sektor pariwisata. Dengan layanan yang prima, diharapkan kunjungan wisatawan ke Bumi Khatulistiwa akan terus meningkat secara signifikan.
Asisten Vice President Branch Manager Garuda Indonesia Pontianak, Widya Kurniawan Putra, mengonfirmasi pemberian layanan khusus berupa potongan harga tiket dan fasilitas tambahan bagi seluruh ASN di lingkungan Pemprov Kalbar. Inisiatif ini dirancang untuk mendukung efisiensi perjalanan dinas pemerintahan.
“Harapannya, ini dapat menjadi tren positif terutama untuk perjalanan dinas menggunakan Garuda Indonesia,” ungkap Widya Kurniawan Putra.
Saat ini, pihak maskapai tengah melakukan sosialisasi intensif terkait teknis penggunaan potongan harga tersebut. Kerja sama ini diharapkan dapat segera diresmikan secara formal agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh ribuan abdi negara di Kalimantan Barat.
Tidak hanya potongan harga, Garuda juga berkomitmen memberikan pelayanan prioritas bagi pemegang identitas ASN dalam proses check-in maupun fasilitas bagasi tertentu. Langkah ini merupakan bentuk dukungan maskapai terhadap akselerasi kinerja birokrasi daerah.
Memasuki kuartal pertama tahun 2026, Garuda Indonesia telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang perayaan Imlek, Cap Go Meh, dan ritual Cheng Beng. Frekuensi penerbangan reguler dipastikan akan ditambah guna menjamin ketersediaan kursi.
“Berdasarkan arahan Bapak Gubernur, kami akan menambah frekuensi menjadi tiga kali penerbangan setiap hari dari yang biasanya hanya dua kali,” jelas Widya Kurniawan Putra.
Penambahan extra flight ini dilakukan mengingat tingginya animo masyarakat luar daerah dan wisatawan mancanegara yang ingin menyaksikan kemeriahan festival budaya di Kalimantan Barat. Penambahan jadwal terbang diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga tiket yang tidak terkendali.
Garuda Indonesia optimis bahwa melalui berbagai inisiatif layanan ini, mereka dapat terus menjadi motor penggerak pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalbar. Kesiapan armada dan personel telah dipastikan berada dalam kondisi prima untuk melayani periode tersibuk di awal tahun tersebut.
Ringkasan Berita
• Gubernur Ria Norsan mengapresiasi kebijakan Garuda Indonesia yang memberikan potongan harga tiket khusus bagi ASN Pemprov Kalbar pada Jumat (9/1/2026).
• Garuda Indonesia mencatat tren positif peningkatan trafik penumpang selama periode Nataru dan berkomitmen menjaga tarif tetap terjangkau.
• Frekuensi penerbangan rute Pontianak akan ditingkatkan menjadi 3 kali sehari (extra flight) untuk menyambut Imlek, Cap Go Meh, dan Cheng Beng 2026.
• Kebijakan diskon tiket ASN bertujuan mendukung mobilitas perjalanan dinas yang lebih efisien dan terencana bagi aparatur daerah.
• Manajemen Garuda Indonesia menunggu peresmian kerja sama secara formal oleh Gubernur untuk mengaktifkan seluruh fasilitas pelayanan khusus tersebut.






