Mensos Pastikan Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Difabel Dimulai Awal 2026

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Foto: tangkapan layar YouTube PonTV

KalbarOke.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan pemerintah akan menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia dan penyandang disabilitas pada awal 2026. Program ini menyasar 100 ribu lansia dan 36 ribu penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat tahap awal.

Saifullah, yang akrab disapa Gus Ipul, mengatakan Kementerian Sosial saat ini masih melakukan pengkajian untuk menyiapkan tenaga pengasuh yang akan mendampingi para penerima manfaat.

“Pengasuh akan membantu lansia dan penyandang disabilitas agar lebih mudah menyantap makanan,” kata Saifullah Yusuf.

Baca :  Angka Kematian Jemaah Tinggi, Pemerintah Perketat Istithaah Jemaah

Pemerintah akan memberikan upah sebesar Rp3 juta per bulan kepada para pengasuh tersebut. Mereka akan bertugas mendampingi penerima manfaat, baik yang tinggal di rumah maupun di panti jompo.

Program MBG untuk lansia dan difabel ini merupakan pengembangan dari program serupa yang sebelumnya telah diterapkan untuk siswa sekolah, serta diperluas bagi ibu hamil dan balita. Pemerintah menilai pendekatan serupa diperlukan untuk kelompok rentan lainnya.

Menurut Saifullah, lansia dan penyandang disabilitas nantinya akan menerima makan bergizi gratis dua kali sehari, yakni pada pagi dan siang hari. Distribusi makanan akan dilakukan secara langsung ke rumah-rumah penerima manfaat serta ke panti jompo.

Baca :  BGN Klaim Produksi 55,1 Juta Porsi Makan Bergizi Gratis per Hari di Awal 2026

Sebagai perbandingan, total penerima manfaat program MBG secara nasional—yang mencakup anak sekolah, balita, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas—ditargetkan mencapai 55 juta orang pada awal 2026. Pemerintah menargetkan perluasan program hingga 82,9 juta penerima manfaat pada tahap berikutnya. (*/)