14.582 Pelajar Ikuti NST 2026, Berebut 180 Kursi SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sebanyak 14.582 pelajar dari seluruh Indonesia mengikuti Nusantara Standard Test 2026 sebagai tahap awal seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang berasrama dan berstandar nasional. Foto: Divisi Humas Polri

KalbarOke.com — Sebanyak 14.582 pelajar terbaik dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Nusantara Standard Test (NST) 2026 sebagai tahap awal seleksi penerimaan Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Tes ini menjadi pintu masuk penjaringan calon siswa unggulan yang akan dibina melalui sistem pendidikan berasrama berstandar nasional.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan tingginya jumlah peserta mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap pola pendidikan yang dikembangkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Dari belasan ribu peserta tersebut, hanya 180 siswa yang akan dinyatakan lolos seleksi akhir.

“Saya menyaksikan langsung semangat 14.582 pelajar terbaik dari seluruh Indonesia. Proses seleksi ini dilakukan secara nasional, transparan, dan berjenjang,” kata Dedi Prasetyo saat meninjau pelaksanaan NST, Sabtu, 10 Januari 2026.

Menurut Dedi, NST tidak hanya mengukur kemampuan akademik peserta. Panitia juga menilai aspek karakter, integritas, kesiapan mental, serta kondisi fisik calon siswa. Pendekatan tersebut, kata dia, menjadi fondasi pembinaan siswa agar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan berakhlak kuat.

Baca :  Pemulihan Pascabencana Sumatra Butuh Rp60 Triliun, Pemerintah Fokus Bangun Infrastruktur dan Pertanian

Seleksi Angkatan Kedua dirancang melalui mekanisme berlapis. Tahap awal dilakukan di daerah oleh masing-masing Polda dengan menyaring 20 persen peserta berperingkat tertinggi. Dari proses itu, sebanyak 400 peserta terbaik akan mengikuti seleksi pusat di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada akhir Maret hingga awal April 2026.

Di tahap akhir, para peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, tes psikologi, penelitian personel, serta uji kesamaptaan jasmani. “Akpol menjadi lokasi seleksi final untuk memastikan siswa terpilih siap secara akademik, mental, fisik, dan karakter,” ujar Dedi.

Animo masyarakat terhadap SMA Kemala Taruna Bhayangkara terus menunjukkan tren peningkatan. Pada seleksi Angkatan Pertama tahun lalu, jumlah pendaftar tercatat sekitar 11.765 peserta dengan 120 siswa terpilih. Lonjakan pendaftar pada tahun ini menandai semakin kuatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan dan pola pembinaan yang ditawarkan.

Baca :  Panen Jagung Serentak di Bengkayang, Polda Kalbar Pecahkan Dua Rekor MURI

SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) sebagai standar akademik internasional. Kurikulum ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar, dan wawasan global, sekaligus menanamkan nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan.

Seluruh rangkaian seleksi Angkatan Kedua dijadwalkan rampung pada Mei 2026. Para siswa terpilih akan menempuh pendidikan unggulan berasrama sebagai bagian dari kontribusi Polri bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia dalam mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia dan visi Indonesia Emas 2045. (*/)