Masa Tugas Berakhir, Mayjen TNI Jamallulael Pamit ke Gubernur Kalbar Sebelum Bertolak ke Mabes TNI

Masa Tugas Berakhir, Mayjen TNI Jamallulael Pamit ke Gubernur Kalbar Sebelum Bertolak ke Mabes TNI. (Foto: Adpim)

KalbarOke.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan kehormatan dari Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, di Ruang Kerja Gubernur pada Senin (12/1/2026). Kunjungan ini merupakan momen silaturahmi sekaligus menjadi ajang pamit resmi sang jenderal sebelum mengakhiri masa pengabdiannya di Bumi Khatulistiwa.

Mayjen TNI Jamallulael dijadwalkan akan melanjutkan pengabdiannya di posisi baru di lingkungan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).

Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan harmonisnya hubungan antara pimpinan daerah dan pimpinan militer selama ini.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Provinsi Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan jasa Bapak selama bertugas di Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan dalam penyampaiannya.

Gubernur menekankan bahwa stabilitas wilayah yang terjaga selama ini merupakan hasil dari koordinasi yang intens antara TNI dan pemerintah provinsi. Kondusivitas tersebut menjadi modal utama bagi kelancaran berbagai program pembangunan yang sedang berjalan di Kalimantan Barat.

Selain memberikan ucapan selamat jalan, Ria Norsan juga menitipkan harapan besar bagi keberlanjutan kerja sama lintas sektoral di masa depan.

Ia memberikan atensi khusus bahwa tantangan keamanan di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalbar menuntut kesiapsiagaan yang tidak boleh kendor.

Baca :  Syarif Falmuriandi dan Oky Pramadhani Resmi Pimpin FOMDA Kalimantan Barat

“Kepada Pangdam yang baru nantinya, kami menaruh harapan besar agar sinergi yang telah terjalin dengan baik antara TNI dan pemerintah daerah dapat semakin kuat. Stabilitas keamanan merupakan kunci paling menentukan bagi keberhasilan pembangunan daerah,” tegasnya.

Gubernur menilai sosok Mayjen TNI Jamallulael telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Kalbar. Dedikasi ini dianggap sebagai warisan kepemimpinan yang baik bagi jajaran Kodam XII/Tanjungpura berikutnya.

Pemerintah daerah berharap, transisi kepemimpinan di Kodam XII/Tanjungpura dapat berjalan mulus tanpa mengurangi sedikit pun komitmen TNI dalam membantu pemerintah menjaga kedaulatan serta ketertiban di wilayah Kalimantan Barat.

Sebagai bentuk penghargaan, Gubernur Ria Norsan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mayjen TNI Jamallulael. Selama memimpin Kodam XII/Tanjungpura, stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Barat dinilai sangat stabil, meski menghadapi berbagai dinamika sosial maupun cuaca ekstrem.

“Kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas segala kontribusi dalam menjaga kondusivitas wilayah Kalimantan Barat. Semoga sukses dan selamat bertugas di tempat pengabdian yang baru,” tutup Ria Norsan.

Baca :  Sekda Harisson Ingatkan Gen-Z Tak "Ditelan" AI dan Waspadai Literasi Sesat di Medsos

Momen pamitan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh elemen Forkopimda akan pentingnya menjaga kekompakan. Sinergi yang kuat antara TNI dan Pemerintah Provinsi telah terbukti mampu meredam berbagai potensi gangguan keamanan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.

Dengan kepindahan Mayjen TNI Jamallulael ke Mabes TNI, diharapkan jaringan koordinasi antara Kalimantan Barat dan pemerintah pusat dapat semakin kuat, terutama dalam hal kebijakan pertahanan dan keamanan nasional yang berkaitan dengan wilayah Kalimantan Barat.


Ringkasan Berita

• Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima kunjungan pamit Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael pada Senin (12/1/2026).

• Mayjen TNI Jamallulael akan mengakhiri masa tugas di Kalimantan Barat untuk melanjutkan pengabdian di Mabes TNI.

• Gubernur menyampaikan apresiasi atas dedikasi Pangdam dalam menjaga kondusivitas wilayah selama memimpin Kodam XII/Tanjungpura.

• Ria Norsan berharap sinergi TNI dan Pemprov dapat terus diperkuat oleh Pangdam yang baru nantinya demi stabilitas pembangunan.

• Kondusivitas keamanan dipandang sebagai faktor penting yang mendasari keberhasilan program-program pemerintah daerah.