Gedung Ampera Jadi Primadona, Ratusan Warga Pontianak Serbu Perpustakaan Modern Setiap Hari

Suasana di salah satu ruang baca Gedung Perpustakaan Kota Pontianak. | Gedung Ampera Jadi Primadona, Ratusan Warga Pontianak Serbu Perpustakaan Modern Setiap Hari. (Foto: IST.)

KalbarOke.Com – Kehadiran Gedung Layanan Perpustakaan Kota Pontianak yang baru di Jalan Ampera terbukti menjadi magnet bagi para pencinta literasi. Sejak resmi beroperasi penuh setelah peresmian akhir Desember 2025 lalu, jumlah pengunjung mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Jika saat libur sekolah rata-rata kunjungan berada di angka 230 orang, kini jumlah tersebut melonjak hingga hampir dua kali lipat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak, Rendrayani, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat, terutama pelajar, meningkat pesat setelah aktivitas sekolah kembali normal.

“Sekarang setelah sekolah masuk, justru meningkat menjadi 470 sampai 490 pengunjung per hari,” ujar Rendrayani, yang akrab disapa Ririn, Rabu (14/1/2026).

Gedung yang terletak berdampingan dengan SMAN 8 Pontianak ini dirancang dengan konsep ruang literasi modern dan inklusif. Transformasi dari gedung lama ke gedung baru yang lebih representatif ini dipandang sebagai faktor utama di balik meningkatnya minat baca masyarakat Kota Khatulistiwa.

Selain koleksi buku fisik yang beragam, perpustakaan ini menawarkan fasilitas penunjang yang jarang ditemui di gedung pemerintahan lainnya. Tersedia ruang rapat, ruang serbaguna, hingga studio yang dapat diakses oleh komunitas maupun masyarakat umum untuk kegiatan edukatif.

Baca :  Tak Mau Percikan Konflik, Krisantus Ajak Warga Banyak Bersyukur agar Tak Tamak dan Serakah

Ririn memberikan penekanan bahwa seluruh fasilitas tersebut dapat dinikmati oleh warga secara cuma-cuma, selama kegiatan yang dilakukan tidak bersifat komersial.

“Perpustakaan ini tidak berorientasi pada keuntungan. Semua ruang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan edukatif, tetapi tidak diperkenankan untuk kegiatan berbayar atau penarikan tiket masuk,” tegasnya.

Bagi warga yang lebih menyukai akses digital, perpustakaan juga menyediakan aplikasi perpustakaan elektronik dengan koleksi mencapai 4.000 judul buku digital. Fleksibilitas ini membuat layanan literasi tetap bisa dinikmati tanpa harus selalu berkunjung secara fisik ke lokasi.

Melihat tren kunjungan yang terus mendaki, Pemerintah Kota Pontianak mulai merancang rencana pengembangan layanan. Saat ini, perpustakaan beroperasi setiap hari hingga pukul 17.00 WIB, termasuk pada akhir pekan. Namun, ada ambisi untuk memperpanjang jam operasional guna mengakomodasi pekerja atau mahasiswa yang hanya memiliki waktu luang di malam hari.

Targetnya, layanan akan dibuka hingga pukul 20.00 WIB. Meski demikian, rencana ini masih menunggu pemenuhan sarana pendukung infrastruktur di sekitar lokasi gedung.

“Ke depan, setelah sarana prasarana, khususnya lampu penerangan jalan sudah memadai, kami menargetkan layanan dapat dibuka hingga malam hari,” jelas Ririn.

Baca :  Foto Kontroversial Miss Finland Picu Badai Tuduhan Rasisme, Gelar Dicabut

Pembangunan gedung ini sendiri merupakan prestasi tersendiri bagi Pemkot Pontianak. Menjadi salah satu dari 29 daerah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2025 dari Perpustakaan Nasional, gedung ini tuntas dibangun dalam waktu 210 hari kalender. Kini, fasilitas tersebut berdiri tegak sebagai pusat interaksi sosial dan ruang belajar bersama yang inklusif bagi seluruh warga Pontianak.


Ringkasan Berita

• Kunjungan harian Perpustakaan Kota Pontianak di Jalan Ampera melonjak ke kisaran 470–490 orang per hari sejak sekolah mulai masuk.

• Gedung baru ini merupakan hasil DAK Fisik 2025 dan dirancang sebagai ruang literasi modern dan inklusif.

• Tersedia studio, ruang rapat, dan ruang serbaguna yang dapat dipinjam masyarakat secara gratis untuk kegiatan non-komersial.

• Dinas Perpustakaan berencana memperpanjang jam layanan hingga pukul 20.00 WIB jika penerangan jalan di sekitar lokasi sudah memadai.

• Selain 4.000 koleksi buku digital, masyarakat tetap bisa membaca di tempat secara langsung tanpa harus terdaftar sebagai anggota.