Ratusan Pekayuh Adu Cepat di Lomba Sampan Bidar Tradisional Selimbau Kapuas Hulu

Ratusan Pekayuh Adu Cepat di Lomba Sampan Bidar Tradisional Selimbau Kapuas Hulu. (Foto: IST.)

KalbarOke.Com — Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, secara resmi membuka Open Tournament Lomba Sampan Bidar Tradisional 8 Pekayuh Putra Bupati Cup di Kecamatan Selimbau pada Sabtu (17/1/2026). Acara ini berlangsung sangat meriah dan dihadiri ratusan warga.

Pembukaan turnamen tersebut disambut penuh semangat oleh masyarakat setempat yang memenuhi tepian sungai. Turut hadir jajaran DPRD Kapuas Hulu, jajaran kepala dinas, unsur TNI dan Polri, serta tokoh adat dan pemuda Kecamatan Selimbau.

Wakil Bupati Sukardi menekankan bahwa lomba sampan bidar bukan sekadar kompetisi olahraga air biasa. Kegiatan tahunan ini merupakan warisan budaya daerah yang memiliki nilai historis sangat tinggi dan wajib dijaga kelestariannya oleh semua pihak.

Turnamen ini dinilai efektif dalam mempererat tali persaudaraan antarwarga di Bumi Uncak Kapuas. Selain itu, ajang ini menjadi wadah untuk menanamkan nilai sportivitas serta rasa cinta terhadap budaya lokal bagi generasi muda masa kini.

“Melalui open turnamen ini, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga memperkuat jati diri daerah dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya,” ujar Sukardi dalam sambutannya di hadapan para tamu undangan yang hadir.

Baca :  Norsan Sambut Program Li-Bapan: Sabuk Hijau Khatulistiwa, Pohon Aren dan Beringin Hijaukan Kalbar

Wabup juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta agar bertanding dengan penuh semangat dan kejujuran. Ia meminta para pekayuh untuk selalu mengutamakan faktor keselamatan selama mengikuti perlombaan di perairan sungai tersebut.

Masyarakat dan para penonton diajak untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta keamanan selama acara berlangsung. Kebersihan lingkungan di lokasi perlombaan juga menjadi sorotan agar turnamen ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

Sebelum membuka acara budaya tersebut, Wakil Bupati Sukardi menyempatkan diri meninjau lokasi pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis di Desa Teluk Aur. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja pemerintah daerah di Kecamatan Selimbau.

Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Bupati Sukardi secara resmi membuka kompetisi bergengsi tersebut. Suara sorak sorai penonton langsung pecah saat tanda dimulainya perlombaan tradisional ini dilakukan oleh orang nomor dua di Kapuas Hulu.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendongkrak ekonomi kreatif warga sekitar melalui sektor pariwisata berbasis budaya. Selimbau sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah yang masih sangat kental menjaga tradisi peninggalan para leluhur terdahulu.

Baca :  Bermain di Sungai Kapuas, Bocah 11 Tahun Meninggal Akibat Tersangkut Tali Jamban

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang menyentuh akar rumput. Olahraga tradisional seperti sampan bidar ini akan terus didorong menjadi agenda rutin yang lebih besar di masa mendatang.


Ringkasan Berita

  • Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi membuka Open Tournament Lomba Sampan Bidar 8 Pekayuh Putra di Selimbau pada Sabtu (17/1/2026).
  • Lomba ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya tradisional sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
  • Sukardi menekankan pentingnya sportivitas dan kejujuran bagi para peserta serta faktor keselamatan selama perlombaan air berlangsung.
  • Di sela agenda pembukaan, Wakil Bupati juga meninjau progres pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Desa Teluk Aur.
  • Turnamen ini diikuti oleh banyak tim pekayuh dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga ratusan penonton yang antusias.