KalbarOke.com — Masjid Baiturrahim di Jalan Raya Pasir Panjang Bokmakong, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dipenuhi suasana khusyuk pada Sabtu malam, 24 Januari 2026. Ratusan jamaah menghadiri Tabligh Akbar Safari Dakwah dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan bertema Transformasi Diri Melalui Hikmah Isra Mi’raj untuk Sambut Ramadhan dengan Hati Bersih itu menghadirkan Dai Nasional Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ustadz Oei Cin Hai atau KH Muhammad Nasrullah. Sekitar 100 jamaah mengikuti rangkaian acara yang berlangsung hangat dan penuh refleksi spiritual.
Sejumlah tokoh agama dan masyarakat tampak hadir, di antaranya Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Singkawang Jarfit, Ketua Safari Fajar Kota Singkawang H. Suhairi, serta pengurus Masjid Baiturrahim. Aparat kepolisian juga ikut memantau kegiatan. Kapolsek Singkawang Selatan IPTU Dian Edi Sarwono hadir langsung sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Dalam sambutannya, pengurus Masjid Baiturrahim yang diwakili Ustadz Amin menyebut kehadiran Dai Nasional PITI sebagai simbol Islam yang inklusif. “Ini menunjukkan bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin, mempersatukan umat tanpa melihat latar belakang suku dan budaya,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, KH Muhammad Nasrullah menekankan makna Isra Mi’raj sebagai peristiwa spiritual yang meneguhkan pentingnya shalat. Ia menyebut shalat sebagai tiang agama sekaligus sarana komunikasi langsung antara hamba dan Tuhan. Momentum Isra Mi’raj, kata dia, semestinya dijadikan ruang introspeksi untuk memperbaiki kualitas ibadah dan membersihkan hati menjelang Ramadhan.
Tabligh Akbar berakhir sekitar pukul 21.15 WIB. Lima personel Polsek Singkawang Selatan disiagakan selama kegiatan berlangsung. Acara berjalan tertib dan aman, mencerminkan harmonisasi antara nilai keagamaan, toleransi, serta peran aparat dalam menjaga ketertiban masyarakat. (*/)






