Lawan Buta Aksara di Daerah Terpencil, Kolaborasi Sekolah dan Tokoh Agama Jadi Kunci Pembangunan SDM

SDN 18 Tanjung Kelampu jalin kerja sama lintas sektoral dengan Penyuluh Agama Islam untuk memberantas buta aksara di wilayah 3T Tanah Pinoh Barat. (Foto: Ist.)

KalbarOke.Com — Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus digencarkan melalui kerja sama lintas sektoral yang dilaksanakan di SDN 18 Tanjung Kelampu, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung program pemberantasan buta aksara, khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SDN 18 Tanjung Kelampu, Awaludin, dengan menggandeng Penyuluh Agama Islam, M. Riyan Haryadi, sebagai mitra strategis dalam pembinaan dan pendampingan masyarakat di lapangan.

Awaludin menyampaikan bahwa sinergi lintas sektoral sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pendidikan yang kompleks di wilayah 3T. Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kemampuan baca tulis, baik bagi peserta didik maupun masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.

Baca :  14.582 Pelajar Ikuti NST 2026, Berebut 180 Kursi SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam, M. Riyan Haryadi, menekankan bahwa kemampuan literasi merupakan fondasi paling mendasar bagi setiap individu dalam memahami ilmu pengetahuan serta nilai-nilai keagamaan secara tepat.

“Peran penyuluh tidak hanya sebatas pembinaan keagamaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui program pemberantasan buta aksara,” tegas M. Riyan Haryadi pada Selasa (27/1/2026).

Melalui kerja sama lintas sektoral ini, diharapkan tercipta langkah konkret dan berkelanjutan dalam menekan angka buta aksara di Kecamatan Tanah Pinoh Barat. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat peran sekolah sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warga secara menyeluruh.

Baca :  Pendidikan Mutu Dunia di Kalbar, SHB Hadirkan Kurikulum Global Agar Putra-Putri Daerah Tak Perlu Merantau

Ringkasan Berita

*SDN 18 Tanjung Kelampu melaksanakan kerja sama lintas sektoral guna memberantas buta aksara di wilayah 3T pada Selasa (27/1/2026).

*Kepala Sekolah Awaludin menggandeng Penyuluh Agama Islam M. Riyan Haryadi sebagai mitra strategis pembangunan SDM.

*Program ini menyasar peningkatan kemampuan baca tulis bagi siswa dan masyarakat di wilayah Tanah Pinoh Barat.

*Literasi dianggap sebagai fondasi penting untuk memahami ilmu pengetahuan umum maupun nilai-nilai agama.

*Sinergi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat peran sekolah sebagai pusat pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil.