Tiga Hari Tak Makan Sampai Tergeletak di Pasar Sanggau, Lansia Sebatang Kara Dievakuasi

Polres Sanggau mengevakuasi Sufa’at, lansia terlantar yang sakit dan kelaparan di Pasar Rawa Bangun. Korban kini dirawat di RSUD M.Th. Djaman melalui sinergi dengan Dinsos. (Foto: Hms)

KalbarOke.Com — Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Sanggau dalam misi kemanusiaan. Seorang lanjut usia (lansia) ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, tergeletak sakit di kawasan Jalan Pancasila, Komplek Pasar Rawa Bangun, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (12/2/2026).

Lansia yang diketahui bernama Sufa’at tersebut ditemukan warga dalam keadaan sangat lemah. Berdasarkan keterangan awal kepada petugas, pria tanpa identitas resmi ini mengaku sudah tidak makan selama kurang lebih tiga hari sehingga tenaganya terkuras habis dan jatuh sakit di lokasi tersebut.

Menerima laporan darurat dari masyarakat, personel piket Mako Polres Sanggau bersama tim Dokkes dan Samapta langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan medis awal.

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan keselamatan yang bersangkutan. Prioritas kami adalah menyelamatkan jiwa terlebih dahulu,” tegas Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, melalui Kasi Humas Ipda Thomson M. Pakpahan.

Baca :  Sanggau Siap Bergoyang! Konser Judika dan Hijau Daun di Damai Fest 2026 Targetkan 7.000 Penonton

Melihat kondisi fisik korban yang kian menurun, polisi segera mengevakuasi Sufa’at ke RSUD M.Th. Djaman Sanggau. Langkah ini dilakukan melalui sinergi erat bersama Dinas Sosial Kabupaten Sanggau guna memastikan korban mendapatkan perawatan medis dan penanganan sosial yang layak.

Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa Sufa’at menjalani hidup secara nomaden (berpindah-pindah) di wilayah Sekadau dan Sanggau. Ia tercatat tidak memiliki dokumen kependudukan resmi, namun sempat diketahui pernah diasuh oleh anak angkat di Kabupaten Sekadau. Ironisnya, Sufa’at juga pernah ditemukan dalam kondisi serupa pada Februari 2025 lalu.

Ipda Thomson M. Pakpahan menambahkan bahwa tindakan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aspek kemanusiaan.

“Perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat juga menyentuh sisi kemanusiaan. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan warga yang membutuhkan pertolongan,” tambahnya.

Baca :  Perangi Tambang Ilegal, Kejari Sanggau Musnahkan Lanting Jak PETI di Tepi Sungai

Saat ini, Sufa’at masih menjalani pemulihan di rumah sakit. Pihak kepolisian dan Dinas Sosial terus berupaya menelusuri keberadaan keluarga atau pihak bertanggung jawab agar lansia tersebut mendapatkan solusi penanganan jangka panjang yang lebih berkelanjutan.


Ringkasan Berita

*Polres Sanggau mengevakuasi lansia bernama Sufa’at yang terlantar dan sakit di Pasar Rawa Bangun, Kamis (12/2/2026).

*Korban ditemukan dalam kondisi sangat lemah karena mengaku tidak makan selama tiga hari.

*Penanganan dilakukan secara kolaboratif antara Polres Sanggau, tim Dokkes, dan Dinas Sosial Kabupaten Sanggau.

*Sufa’at diketahui hidup nomaden tanpa identitas dan pernah ditemukan terlantar setahun yang lalu di wilayah yang sama.

*Polisi mengimbau warga untuk aktif melapor jika menemukan warga rentan yang membutuhkan bantuan darurat demi keselamatan jiwa.