Sambas  

Diskumindag Sambas Warning Agen Gas: Jangan Timbun LPG 3 Kg dan Dilarang Jual di Atas HET!

Diskumindag Sambas berkoordinasi dengan agen gas dan Pertamina untuk memastikan stok LPG 3 kg aman selama Ramadhan 1447 H melalui tambahan pasokan ribuan tabung. (Foto: Ist.)

KalbarOke.Com — Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) bergerak cepat mengantisipasi lonjakan permintaan gas LPG 3 kg bersubsidi menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam rapat koordinasi bersama agen gas dan instansi terkait, Rabu (18/2/2026), dipastikan pasokan gas untuk masyarakat berada dalam kondisi aman.

Kepala Diskumindag Sambas, Hermanto, mengungkapkan bahwa tren konsumsi gas melon cenderung meningkat tajam saat bulan puasa akibat tingginya aktivitas memasak di rumah tangga maupun pelaku UMKM kuliner.

“Kami perlu memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan tetap tersedia agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kg bersubsidi,” tegas Hermanto di Aula Diskumindag Sambas.

Untuk menjaga stabilitas stok, Pertamina Cabang Pontianak telah melakukan langkah proaktif dengan menyalurkan extra dropping atau tambahan pasokan sebanyak 21.840 tabung pada tanggal 9 dan 15 Februari 2026. Tak hanya itu, pada minggu pertama dan kedua Ramadhan nanti, direncanakan akan ada tambahan kiriman sekitar 10.000 tabung lagi ke seluruh wilayah Kabupaten Sambas.

Baca :  Sambas Jadi Barometer Nasional, Kepala BGN RI Puji Kualitas Dapur Makan Bergizi Gratis di Perbatasan

Selain memastikan jumlah fisik tabung mencukupi, Hermanto memberikan peringatan keras kepada para agen dan pemilik pangkalan terkait aturan harga dan distribusi:

Larangan Penimbunan: Aparat akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan tidak ada oknum yang sengaja menyimpan stok demi keuntungan pribadi.

Kepatuhan HET: Penjualan wajib mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Tepat Sasaran: Gas bersubsidi hanya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang berhak sesuai regulasi.

“Jangan sampai terjadi penimbunan maupun penjualan di atas HET. Kami akan melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala di lapangan selama bulan Ramadhan,” tambahnya.

Langkah pengamanan stok ini juga akan diikuti dengan pemantauan barang kebutuhan pokok lainnya. Diskumindag Sambas berkomitmen menjalin komunikasi intensif dengan distributor pangan guna mengantisipasi kenaikan harga yang sering terjadi di awal bulan suci, sehingga masyarakat Sambas dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman.

Baca :  Sambas Pesisir Menuju Kabupaten Baru: Bupati Satono Harapkan Pengecualian Moratorium DOB bagi Wilayah Perbatasan

Ringkasan Berita

*Diskumindag Sambas menggelar rapat koordinasi bersama agen LPG 3 kg pada Rabu (18/2/2026) untuk menjamin ketersediaan stok selama Ramadhan 1447 H.

*Pertamina telah menyalurkan tambahan (extra dropping) sebanyak 21.840 tabung sebelum puasa dan merencanakan tambahan 10.000 tabung pada minggu awal Ramadhan

*Pemerintah daerah memperingatkan agen dan pangkalan agar tidak melakukan penimbunan serta dilarang menjual gas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

*Tim gabungan akan melakukan pengawasan berkala ke pangkalan-pangkalan di tiap kecamatan untuk memantau kelancaran distribusi.

*Selain urusan gas, Diskumindag juga tengah memantau stabilitas stok dan harga bahan pokok lainnya di pasar-pasar tradisional se-Kabupaten Sambas