Peluang Properti Melambung! Sekda Sintang: Permintaan Rumah Tinggi, Pengembang Adalah Mesin Kemajuan Kota

Sekda Sintang Kartiyus menghadiri akad massal perumahan FLPP BNI Sintang. Ia menyoroti potensi perumahan seiring rencana Sintang jadi ibu kota Provinsi Kapuas Raya. (Foto: Pro.)

KalbarOke.Com — Masa depan sektor properti di Kabupaten Sintang diprediksi akan semakin cerah seiring rencana besar transformasi wilayah tersebut menjadi pusat pemerintahan baru. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, saat menghadiri Akad Massal Perumahan melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) BNI Cabang Sintang di Hotel My Home, Selasa (10/2/2026).

Kartiyus mengungkapkan bahwa permintaan akan hunian layak di Sintang terus meroket, didorong oleh pertumbuhan penduduk dan pengangkatan aparatur negara. Tercatat pada tahun 2025 lalu, Pemkab Sintang telah mengangkat 2.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu yang didominasi oleh generasi muda.

“Mereka ini anak-anak muda yang banyak belum berkeluarga dan akan berkeluarga, sehingga pasti perlu rumah. Apalagi Sintang ke depan akan menjadi ibu kota Provinsi Kapuas Raya, sehingga potensi berkembangnya perumahan baru sangat besar,” terang Kartiyus di hadapan manajemen BNI dan para debitur.

Baca :  Wamenpar Ni Luh Puspa Minta Destinasi Wisata Bebas Pungli Jelang Libur Nyepi dan Lebaran

Saat ini, penduduk di Kecamatan Sintang saja sudah menyentuh angka 80.000 jiwa, namun belum seluruhnya memiliki hunian pribadi. Oleh karena itu, Pemkab Sintang berkomitmen penuh mendukung program Pemerintah Pusat di bawah arahan Presiden untuk menyediakan rumah dengan harga terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sekda juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para developer atau pengembang perumahan yang terus gencar membangun di wilayah Sintang. Menurutnya, pertumbuhan pemukiman baru adalah indikator nyata kemajuan sebuah kota.

“Karena kalianlah Sintang ini bisa terus maju, pertumbuhan perumahan semakin banyak. Bahkan saya lihat ada yang rumahnya belum jadi saja sudah lunas dibeli orang. Itulah bukti permintaan masyarakat masih sangat tinggi,” ungkapnya.

Baca :  Prabowo Minta Kabinet Waspada Krisis Global, Tekankan Penghematan BBM dan Stabilitas APBN

Melalui program akad massal FLPP ini, diharapkan masyarakat Sintang semakin sejahtera dengan memiliki rumah yang layak huni, sekaligus menjadi pendorong roda ekonomi daerah di tengah persiapan transisi menjadi ibu kota provinsi baru.


Ringkasan Berita

*Sekda Sintang Kartiyus menghadiri akad massal perumahan FLPP bersama BNI Cabang Sintang pada 10 Februari 2026.

*Pemkab Sintang memproyeksikan lonjakan kebutuhan rumah seiring rencana Sintang menjadi ibu kota Provinsi Kapuas Raya.

*Terdapat potensi pasar dari 2.000 tenaga P3K baru yang membutuhkan hunian untuk berkeluarga.

*Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh kepada pengembang perumahan untuk memperluas pemukiman layak huni.

*Program FLPP BNI menjadi solusi konkret bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki properti dengan skema pembiayaan terjangkau.