KalbarOke.com – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi terus memasuki tahap akhir. Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa proses pelunasan biaya ibadah haji tahun 2026 hampir sepenuhnya rampung dan ditargetkan mencapai 100 persen dalam waktu dekat.
Irfan Yusuf menyebutkan, hingga saat ini tingkat pelunasan jemaah haji reguler telah mencapai sekitar 95 persen, sementara pelunasan jemaah haji khusus berada di angka 96 persen. “Kami menargetkan dalam dua hari ke depan pelunasan biaya haji tahun 2026 dapat mencapai seratus persen,” ujar Irfan Yusuf.
Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah juga mencatat bahwa pelunasan biaya haji bagi calon jemaah yang terdampak bencana di wilayah Sumatra telah mendekati target. Meski demikian, pemerintah tetap memberikan relaksasi bagi calon jemaah haji korban bencana agar tidak terbebani secara administratif maupun finansial.
“Untuk jemaah yang terdampak bencana di Sumatra, kami tetap memberikan kelonggaran dalam proses pelunasan,” jelasnya.
Di sisi lain, evaluasi penyelenggaraan haji tahun sebelumnya menjadi perhatian serius pemerintah. Tingginya angka kematian jemaah haji pada musim haji lalu mendorong Kementerian Haji dan Umrah untuk memperketat penerapan istithaah atau kelayakan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan.
Irfan Yusuf menegaskan, meskipun calon jemaah telah melunasi biaya haji, pemerintah tidak akan memberangkatkan jemaah yang secara medis dinyatakan tidak layak. “Kami tidak ingin memaksakan keberangkatan jemaah yang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan, meskipun sudah melunasi biaya,” tegasnya.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan regulasi otoritas Arab Saudi yang akan kembali melakukan pemeriksaan kesehatan secara acak terhadap jemaah haji. Apabila ditemukan jemaah yang tidak memenuhi syarat kesehatan, Arab Saudi berhak memulangkan jemaah tersebut.
Dengan langkah pengetatan istithaah ini, pemerintah berharap penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lebih aman, sehat, dan meminimalkan risiko kesehatan bagi seluruh jemaah haji Indonesia. (*/)






