Landak  

Bantu Warga Mandor Saat Ramadan, Bupati Karolin Gelar Pasar Murah dan Guyur Gas LPG Rp20 Ribu

Bupati Landak Karolin Margret Natasa membuka Gerakan Pangan Murah di Desa Sebadu. Kegiatan ini menyediakan sembako terjangkau dan gas LPG 3 kg seharga Rp20.000. (Foto: Istimewa)

KalbarOke.Com — Pemerintah Kabupaten Landak terus berupaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi global. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Pemkab Landak menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Desa Sebadu, Kecamatan Mandor, Selasa (24/2/2026).

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. Kehadiran GPM di Desa Sebadu menjadi oase bagi warga yang ingin mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasar. Menariknya, sejumlah komoditas seperti telur ayam dan bawang merah terpantau mengalami penurunan harga dibandingkan pelaksanaan GPM pekan lalu di Pahauman.

“Kita melihat situasi dunia hari ini sedang tidak baik-baik saja. Maka kegiatan ini adalah upaya kita untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menstabilkan harga pangan,” ujar Karolin Margret Natasa.

Selain sembako, salah satu yang paling diserbu warga adalah operasi pasar gas LPG 3 kilogram. Gas melon tersebut dijual seharga Rp20.000 per tabung. Karolin menjelaskan, hadirnya operasi pasar ini merupakan respons cepat Pertamina setelah pihaknya melayangkan protes terkait kelangkaan dan kenaikan harga gas di wilayah Landak.

Baca :  Peringatan Bagi Ekspedisi! Karantina Kalbar Amankan 1,6 Ton Telur, Kulit Sapi dan Burung di Pelabuhan Dwikora

“Kami sudah menyampaikan protes ke Pertamina dan hari ini mereka merespons dengan operasi pasar,” tegas Karolin.

Menurutnya, kelangkaan gas terjadi karena adanya pengurangan kuota dari pemerintah pusat akibat proses perbaikan data subsidi. Karolin berharap mekanisme tersebut segera membaik agar masyarakat di pedesaan tidak terus kesulitan mendapatkan akses energi murah.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Karolin juga mengajak masyarakat untuk lebih mandiri secara pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah.

“Kalau punya tanah, manfaatkan untuk tanam sayur. Kalau punya ayam, dikandangkan supaya pekarangan bisa ditanami. Dengan begitu pengeluaran bisa ditekan,” pesannya kepada warga yang hadir.

Seluruh pelaksanaan pasar murah ini didukung penuh oleh anggaran APBD Kabupaten Landak, baik untuk subsidi harga maupun biaya distribusi ke wilayah-wilayah kecamatan.

Daftar Harga di GPM Desa Sebadu:

Baca :  Beraksi Spontan Saat Pulang Nongkrong, Dua Penjambret di Kubu Raya Terancam 5 Tahun Penjara

Beras SPHP (5 Kg) = Rp 60.000
Gas LPG 3 Kg = Rp 20.000
Minyakita (1 Liter) = Rp 15.000
Gula Pasir (1 Kg) = Rp 17.500
Telur Ayam (1 Butir) = Rp 1.600 (Turun)
Bawang Merah (1 Kg) = Rp 55.000 (Turun)
Bawang Putih (1 Kg) = Rp 48.000


Ringkasan Berita

*Bupati Landak Karolin Margret Natasa memimpin Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Sebadu, Mandor pada Selasa (24/2/2026).

*Harga telur ayam turun menjadi Rp1.600 per butir dan bawang merah turun ke angka Rp55.000 per kilogram dibandingkan pekan lalu.

*Operasi pasar gas LPG 3 kg seharga Rp20.000 digelar sebagai tindak lanjut protes Bupati terhadap kelangkaan gas di Kabupaten Landak.

*Program ini dibiayai oleh APBD Landak sebagai langkah nyata menekan dampak ketidakstabilan ekonomi global bagi masyarakat lokal.

*Warga diimbau melakukan ketahanan pangan mandiri dengan menanam sayur dan beternak di pekarangan rumah untuk menghemat pengeluaran.