KalbarOke.Com — Bupati Mempawah, Erlina, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Mempawah terhadap pengembangan industri aluminium terintegrasi yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal ini disampaikannya saat menghadiri forum Konsultasi Publik di Hotel Novotel Pontianak, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini dihadiri oleh jajaran petinggi PT Inalum, PT Bukit Asam, PT Antam, dan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI). Kehadiran Erlina yang didampingi Wakil Bupati Juli Suryadi dan Sekda Ismail ini bertujuan mengawal perubahan daftar PSN serta memastikan keberlanjutan proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah.
Erlina mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya Kabupaten Mempawah sebagai lokasi pembangunan SGAR 2. Baginya, proyek raksasa ini merupakan implementasi nyata dari program Asta Cita Presiden RI dalam mendorong hilirisasi industri.
“Ini merupakan keberkahan yang sangat besar bagi Kabupaten Mempawah, yang diharapkan dapat memberikan multiplier effect yang signifikan bagi Kalimantan Barat, khususnya masyarakat Mempawah,” ujar Erlina.
Namun, Erlina memberikan catatan krusial bagi para pemegang kebijakan dan jajaran direksi perusahaan. Ia menekankan bahwa kehadiran investasi bernilai triliunan rupiah tersebut harus mampu mengangkat taraf hidup masyarakat lokal, bukan hanya menjadi pajangan industri di daerah.
“Erlina berharap keberadaan proyek smelter ini tidak hanya menjadikan masyarakat Mempawah sebagai penonton, melainkan mampu berperan aktif dan memperoleh manfaat langsung, terutama dalam hal kesempatan kerja dan pengembangan ekonomi lokal,” tegasnya.
Selain masalah lapangan kerja, Bupati Erlina juga menyoroti pentingnya sinkronisasi program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia mendorong adanya nota kesepahaman (MoU) atau perjanjian kerja sama formal antara Pemkab Mempawah dengan PT BAI maupun PT Inalum.
Langkah ini diambil agar program tanggung jawab sosial perusahaan benar-benar selaras dengan peta jalan pembangunan pemerintah daerah dan memberikan dampak legal serta manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Mempawah.
“Kami berharap ke depan dapat terjalin nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama terkait aspek legalitas dan program agar benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.
Ringkasan Berita
*Bupati Mempawah Erlina mendukung penuh pengembangan industri aluminium terintegrasi SGAR 2 sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
*Forum Konsultasi Publik ini membahas perubahan regulasi PSN guna memastikan hilirisasi industri memberikan manfaat optimal bagi daerah.
*Erlina mendesak perusahaan untuk memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal Mempawah agar warga tidak sekadar menjadi “penonton” di tengah investasi besar.
*Pemkab Mempawah mendorong adanya MoU formal dengan PT BAI dan PT Inalum untuk menyelaraskan program CSR dengan kebutuhan pembangunan daerah.
*Proyek ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi (multiplier effect) yang signifikan bagi kemajuan ekonomi Kalimantan Barat secara umum.







