Sambas  

Semarak Ramadan di Bumi Sambas: Festival Tajuk Telur dan Pawai Taaruf Perkuat Karakter Iman Masyarakat

Bupati Sambas Satono melepas Pawai Taaruf dan Festival Tajuk Telur di Halaman Kantor Bupati untuk menyambut Ramadan 1447 H guna memperkuat karakter iman dan ukhuwah. (Foto: Fb/IntanMa)

KalbarOke.Com — Gema syiar Islam menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah terasa begitu meriah di Kabupaten Sambas. Ribuan masyarakat berkumpul di Halaman Kantor Bupati Sambas untuk mengikuti Pawai Taaruf dan Festival Tajuk Telur yang menjadi tradisi tahunan kebanggaan masyarakat setempat, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sambas, Yunisa, ini dilepas langsung oleh Bupati Sambas, Satono. Turut mendampingi Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi, Sekretaris Daerah Fery Madagaskar, serta jajaran Forkopimda.

Bupati Satono memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara BKMT dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) yang sukses mengemas syiar agama dengan kearifan lokal melalui Festival Tajuk Telur. Menurutnya, agenda ini sangat selaras dengan visi “Sambas Berkah Berkemajuan”.

“Kita ingin iman dan karakter masyarakat Kabupaten Sambas terus meningkat, sehingga bersama-sama kita mampu menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif dalam kehidupan beragama,” ujar Bupati Satono.

Baca :  Budidaya di Lahan Air Payau, Desa Lambau Jawai Siap Bangkitkan Ekonomi Lewat Ikan Bandeng

Satono juga mengimbau warga untuk memulai persiapan Ramadan dengan membersihkan lingkungan tempat tinggal masing-masing dan menciptakan suasana khidmat di masjid maupun surau. Ia berharap kegembiraan menyambut bulan suci ini menjadi simbol kuatnya persatuan umat Islam di bumi Sambas.

Secara khusus, orang nomor satu di Sambas ini juga memberikan instruksi kepada Dinas Pendidikan untuk mengatur pola pembelajaran selama bulan puasa. Ia meminta agar peserta didik diberikan ruang lebih luas untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan tanpa mengesampingkan pendidikan formal.

“Isi bulan Ramadhan dengan kegiatan bernuansa keislaman. Ini menjadi wujud hati masyarakat Sambas dalam memupuk persatuan dan kesatuan umat,” tambahnya.

Baca :  Raih Nilai Tertinggi 8,8, Sekda Fery Madagaskar Berpredikat ‘Sangat Disarankan’ Jadi Dewas Perumda Sambas

Melalui momentum Ramadan 1447 H ini, Pemkab Sambas berharap masyarakat tidak hanya merayakan secara seremoni, tetapi juga menjadikan bulan suci sebagai sarana memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama warga.


Ringkasan Berita

*Bupati Sambas Satono membuka Pawai Taaruf dan Festival Tajuk Telur menyambut Ramadan 1447 H pada Kamis (12/2/2026).

*Kegiatan ini bertujuan memperkuat karakter iman dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Sambas.

*Festival Tajuk Telur menjadi daya tarik utama sebagai perpaduan antara budaya lokal Melayu dan nilai-nilai religius.

*Bupati menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk menciptakan suasana belajar yang khidmat dan fokus pada penguatan karakter selama Ramadan.

*Masyarakat diminta proaktif menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan ketertiban demi kekhusyukan ibadah di bulan suci.