KalbarOke.com – Jalur tanah yang menanjak dan licin menjadi pembuka perjalanan menuju Curug Sedong di kawasan Puncak Dua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Udara sejuk langsung menyergap sejak langkah pertama, menyertai wisatawan yang memilih destinasi ini untuk mencari tantangan sekaligus kesegaran alam.
Curug Sedong berada di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur. Untuk mencapainya, pengunjung harus menempuh jalur tracking sekitar satu jam. Rute yang dilalui tak sepenuhnya ramah: tanjakan curam, turunan terjal, hingga jalan setapak sempit di tengah hutan pinus. Namun, di sepanjang perjalanan, suara aliran air yang jernih dan rimbunnya pepohonan menjadi penghibur yang menenangkan.
Rasa lelah seolah luruh ketika air terjun Curug Sedong akhirnya terlihat. Dengan ketinggian sekitar enam meter, air jatuh deras ke kolam alami berwarna hijau kebiruan. Curug ini tampak eksotis karena diapit bebatuan tinggi serta dikelilingi pepohonan yang masih rapat, menghadirkan kesan alami yang jarang tersentuh.
Airnya yang jernih menjadi daya tarik utama. Pengunjung dapat berenang, bermain air, atau sekadar berswafoto dengan latar alam yang asri. Bagi sebagian wisatawan, Curug Sedong bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan ruang untuk melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
Tak hanya satu air terjun, kawasan wisata ini juga menawarkan dua curug lain serta Puncak Khayangan yang berada di ketinggian sekitar 1.420 meter di atas permukaan laut. Dari titik ini, pengunjung dapat menikmati bentang alam pegunungan yang terbuka, menambah pengalaman jelajah alam di kawasan Puncak Dua.
Untuk menikmati seluruh kawasan wisata Curug Sedong, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp35 ribu. Dengan harga tersebut, wisatawan mendapatkan akses ke alam yang relatif masih terjaga.
Dengan jalur tracking yang menantang dan panorama yang menyegarkan, Curug Sedong menjelma sebagai destinasi bagi pecinta alam dan petualang—mereka yang percaya bahwa keindahan sering kali hadir setelah langkah yang melelahkan. (*/)






