Disnaker Kota Pontianak Siapkan 10 Pelatihan Kerja 2026, Pendaftar Membeludak Hingga Ratusan Orang

Dinas Tenaga Kerja Kota Pontianak menyiapkan 10 program pelatihan kerja sepanjang tahun 2026 mulai dari teknik mesin hingga kewirausahaan. (Foto: Kepala Disnaker Kota Pontianak, Iwan Amriady/Ist.)

KalbarOke.Com — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak resmi menyiapkan 10 program pelatihan kerja sepanjang tahun anggaran 2026 guna meningkatkan kompetensi dan peluang kerja masyarakat. Kepala Disnaker Kota Pontianak, Iwan Amriady, menjelaskan bahwa pelatihan ini disusun untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja serta minat masyarakat yang tinggi terhadap peningkatan keterampilan.

“Kami menyiapkan berbagai jenis pelatihan agar masyarakat memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun untuk membuka usaha sendiri,” ujar Iwan Amriady.

Rangkaian pelatihan akan dimulai pada April 2026 yang diawali dengan dua program utama, yakni pelatihan mesin pendingin dan pelatihan satuan pengamanan (Satpam).

Berdasarkan data pendaftar, bidang mesin pendingin menarik 43 pendaftar dengan kuota 15 peserta, sementara pelatihan Satpam diikuti 82 pendaftar untuk kuota 25 orang.

Memasuki Mei 2026, Disnaker membuka kelas berbasis digital, yaitu video editor dengan 98 pendaftar dan digital marketing yang mencapai 140 pendaftar. Masing-masing hanya tersedia kuota 20 peserta.

Baca :  Sidak ke PN Pontianak, Pontas Efendi Tegaskan Larangan Flexing dan Praktik Transaksional dalam Perkara!

Pada Juni 2026, giliran pelatihan barista dan make up artist (MUA) yang digelar. Pendaftar MUA tercatat menjadi salah satu yang tertinggi dengan 159 peminat untuk kuota 30 peserta.

Program berlanjut pada Juli 2026 dengan pelatihan K3 Muda, disusul pelatihan menjahit pada Agustus 2026 yang telah mencatat sebanyak 205 orang pendaftar.

Memasuki September 2026, pelatihan kewirausahaan menjadi primadona dengan pendaftar mencapai 208 orang, meskipun kuota yang tersedia hanya untuk 40 peserta.

Puncak pendaftaran terjadi pada program pembuatan cookies untuk jadwal Oktober 2026, di mana tercatat sebanyak 241 orang berebut kuota yang hanya berjumlah 20 peserta.

Iwan menyebutkan bahwa seluruh pendaftar akan dihubungi langsung oleh pihak Disnaker melalui pesan WhatsApp untuk mengikuti tahapan seleksi yang ketat.

“Peserta yang kami hubungi wajib hadir sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Jika tidak hadir, maka kami anggap mengundurkan diri dari proses seleksi,” tegas Iwan.

Baca :  Peringati Milad HMI ke-79, Harisson Ajak Kader Kuasai AI dan Perkuat Kompetensi Masa Depan

Proses seleksi sendiri akan dilakukan oleh instruktur dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) bersama tim Disnaker sekitar tujuh hari sebelum kelas dimulai.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Pontianak berharap masyarakat lebih siap bersaing di dunia kerja profesional maupun mampu mengembangkan usaha secara mandiri.


Ringkasan Berita

*Disnaker Kota Pontianak menggelar 10 jenis pelatihan kerja sepanjang tahun 2026.

*Program dimulai April hingga Oktober 2026, mencakup bidang teknik, digital, kuliner, hingga jasa kecantikan.

*Pendaftar terbanyak tercatat pada pelatihan pembuatan cookies (241 orang) dan kewirausahaan (208 orang).

*Seleksi dilakukan tujuh hari sebelum pelatihan dimulai dan peserta akan dipanggil melalui WhatsApp resmi.

*Kepala Disnaker menegaskan ketidakhadiran saat jadwal seleksi akan dianggap sebagai pengunduran diri.