Antisipasi Sampah Lebaran di Pontianak, Warga Diimbau Buang Sampah Paling Lambat Pukul 03.00 Dini Hari

Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak mengantisipasi lonjakan 20 persen volume sampah jelang Lebaran dengan menyiagakan 42 unit armada dan petugas hingga subuh. (Foto: Ist.)

KalbarOke.Com — Volume sampah di Kota Pontianak diperkirakan akan mengalami kenaikan hingga 20 persen menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, mengungkapkan bahwa kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas rumah tangga, mulai dari belanja kebutuhan, pembersihan rumah, hingga aktivitas memasak.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH Kota Pontianak telah menyiapkan strategi pengangkutan khusus agar tidak terjadi penumpukan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Syarif mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam membuang sampah, terutama pada malam takbiran. Warga diminta membuang sampah paling lambat pukul 03.00 dini hari agar petugas memiliki waktu untuk membersihkan kota sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.

“Dengan begitu kami pastikan tidak ada sampah yang tertinggal di jalan maupun di Tempat Penampungan Sementara,” jelas Syarif Usmulyono pada Minggu (15/3/2026).

Baca :  Pontianak Tuan Rumah AVC Men’s Champions League 2026, Indonesia Perkuat Posisi di Voli Asia

Saat ini, DLH menyiagakan 42 unit armada pengangkut sampah serta menyiapkan tambahan kapasitas armada guna mengantisipasi lonjakan beban angkut. Petugas kebersihan juga dijadwalkan bekerja secara bergiliran agar pengangkutan di kawasan padat penduduk tetap berjalan lancar.

“Kami mohon dukungan masyarakat agar upaya menjaga kebersihan Kota Pontianak dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Syarif menambahkan, jenis sampah yang meningkat umumnya berupa sisa kemasan makanan, plastik, dan limbah dapur. Ia pun mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah ke parit atau saluran air guna mencegah penyumbatan yang berpotensi menimbulkan genangan.

“Menjaga kebersihan kota bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Baca :  PASI Pontianak Open Atletik 2026 Segera Digelar: Lombakan Kategori TK Hingga Umum se-Kalbar

Pemerintah Kota Pontianak berharap melalui kolaborasi yang baik antara petugas yang bekerja maksimal dan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi jadwal pembuangan, suasana kota tetap bersih dan nyaman selama perayaan Idulfitri.


Ringkasan Berita

*Volume sampah di Pontianak diprediksi naik 20 persen jelang Lebaran karena meningkatnya aktivitas rumah tangga.

*Masyarakat diminta membuang sampah maksimal pukul 03.00 dini hari pada malam takbiran agar kota bersih sebelum salat Idulfitri.

*DLH menyiagakan 42 unit armada dan petugas yang bekerja lembur hingga malam Lebaran.

*Penanganan sampah difokuskan pada kawasan pemukiman padat penduduk dan pusat aktivitas masyarakat.

*Warga diingatkan untuk tidak membuang sampah ke parit agar tidak terjadi penyumbatan saluran air.