Dua Personel Polairud Raih Prestasi di Lomba Renang Tradisional Banda Heritage Festival 2025

Dua personel Polairud Polda Maluku meraih prestasi membanggakan pada lomba renang tradisional 400 meter di Banda Heritage Festival 2025. Foto: Divisi Humas Polri

KalbarOke.com – Dua personel Direktorat Polairud Polda Maluku berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Renang Tradisional 400 meter pada gelaran Banda Heritage Festival 2025 yang digelar di Pasir Panjang, Banda Neira, Maluku Tengah, Kamis (27/11/2025).

La Ode M. Maliki meraih Harapan I, sementara Samuel Noya berhasil membawa pulang gelar Harapan III pada kategori Dewasa.

Keberhasilan ini menunjukkan tingginya kompetensi, kedisiplinan, selain juga kedekatan aparat Polairud dengan tradisi maritim masyarakat Banda.

Festival Bernuansa Maritim dan Budaya

Lomba renang tradisional ini merupakan salah satu agenda utama Banda Heritage Festival, sebuah perayaan budaya maritim yang sarat nilai sejarah. Acara ini dilepas langsung oleh Komisioner KPU RI sekaligus Istri Bupati Maluku Tengah, Betty Epsilon Idroos, dan turut dihadiri unsur Forkopimda, OPD Maluku Tengah, serta jajaran TNI–Polri.

Dalam sambutannya, Betty menekankan bahwa renang adalah bagian dari identitas masyarakat pesisir. “Kami berharap lomba ini mempererat persaudaraan sekaligus melahirkan bibit atlet renang yang dapat membawa nama Banda dan Maluku ke tingkat lebih tinggi. Junjung tinggi sportivitas dan utamakan keselamatan,” ujarnya.

Baca :  Borneo Fair 2025: Energi Ekonomi Kreatif dan UMKM di Pontianak, Diramaikan K-Pop Dance hingga Drumband

Rute Kompetitif, Peserta Membludak

Lomba kategori Pelajar diikuti 18 peserta, sementara kategori Dewasa diikuti 30 peserta dengan rute start dari Pasir Panjang RT 05 dan finish di Dermaga Hotel Maulana RT 03.

Persaingan ketat terjadi di kelompok Dewasa yang mayoritas diikuti oleh putra-putra pesisir Banda. Di tengah persaingan tersebut, dua anggota Polairud Polda Maluku berhasil menunjukkan performa terbaik.

Daftar Peraih Gelar:

Harapan I: La Ode M. Maliki (Dit Polairud Polda Maluku)

Harapan III: Samuel Noya (Dit Polairud Polda Maluku)

Prestasi ini sekaligus menegaskan kesiapan fisik anggota kepolisian di wilayah perairan, yang sehari-hari bertugas menjaga keamanan laut Maluku.

Baca :  Cau Chocolate Terapkan Fair Trade, Beli Kakao Lebih Mahal Demi Kesejahteraan Petani

Seluruh rangkaian kegiatan turut diamankan oleh personel Operasi Kewilayahan Mandiri “Banda Heritage Festival 2025”, dipimpin PLH Kapolres Maluku Tengah, AKBP Pulung Wietono. Pengamanan terbuka dan tertutup dilaksanakan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Polairud Makin Dekat dengan Masyarakat Pesisir

Partisipasi Polairud Polda Maluku dalam festival budaya ini bukan hanya menunjukkan dukungan terhadap pelestarian tradisi maritim, tetapi juga memperlihatkan kesungguhan Polri dalam membangun kedekatan sosial dengan warga Banda.

Prestasi yang diraih dua personel ini menjadi bukti bahwa pengabdian mereka tak hanya saat menjaga keamanan laut, tetapi juga menyatu dengan kultur bahari masyarakat Banda.

Banda Heritage Festival 2025 kembali menegaskan Banda Neira sebagai etalase budaya maritim Maluku yang sarat sejarah, sportivitas, dan kebersamaan. (*/)