KalbarOke.Com – Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Jagoi Babang mencatatkan pencapaian luar biasa pada volume ekspor komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data aplikasi BEST TRUST, tercatat sebanyak 3.134 sertifikat karantina telah diterbitkan. Total volume ekspor mencapai angka fantastis yakni 9.846.043 kilogram serta 2.533 batang berbagai jenis tanaman.
“Peningkatan ekspor di tahun 2025 jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” tulis laporan resmi Karantina Kalbar, Selasa (6/1/2026).
Komoditas yang menjadi primadona ekspor meliputi buah-buahan, sayur-sayuran, sosis, hingga ikan segar dan produk perikanan lainnya. Produk-produk unggulan ini berasal dari wilayah Kabupaten Bengkayang dan Kalimantan Barat secara umum, yang terus diminati oleh pasar negara tetangga.
Memasuki hari-hari pertama di bulan Januari 2026, geliat perdagangan di perbatasan Jagoi Babang tampak semakin membara. Petugas karantina mencatat telah mengeluarkan sebanyak 28 sertifikat dengan total volume mencapai 84.650 kilogram hanya dalam sepekan pembukaan tahun.
Penanggung Jawab Satpel PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni, menegaskan komitmen penuh instansinya untuk memfasilitasi percepatan ekspor komoditas lokal melalui pengawasan dan pemeriksaan yang ketat.
“Kami memastikan bahwa setiap komoditas yang diekspor telah memenuhi standar keamanan pangan dan persyaratan negara tujuan,” ujar Penanggung Jawab Satpel PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni.
Karantina Kalbar terus melakukan optimalisasi layanan guna memastikan seluruh produk pertanian dan perikanan asal Kalimantan Barat memiliki daya saing tinggi di pasar global. Dukungan terhadap arus ekspor ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para petani dan pelaku usaha di wilayah perbatasan.
Ringkasan Berita
• Volume ekspor melalui PLBN Jagoi Babang mencapai lebih dari 9,8 juta kilogram sepanjang tahun 2025.
• Sebanyak 3.134 sertifikat karantina diterbitkan melalui aplikasi BEST TRUST selama satu tahun terakhir.
• Komoditas unggulan meliputi sayur, buah, sosis, hingga produk perikanan segar asal Bengkayang dan sekitarnya.
• Dalam beberapa hari pertama Januari 2026, volume ekspor sudah mencapai 84.650 kilogram dari 28 sertifikat.
• Penanggung Jawab Satpel PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni, menjamin setiap produk memenuhi standar internasional dan keamanan pangan.






