Ratusan Rider Jelajahi Alam Parindu, Event Trail Macan’t Dohik Buko’k Dongkrak Wisata Sanggau

Event Trail Jelajah Alam Macan't Dohik Buko'k di Parindu, Sanggau, diikuti ratusan rider dan menjadi ajang promosi wisata alam serta penggerak ekonomi lokal. Foto: Divisi Humas Polri

KalbarOke.com — Ratusan pecinta motor trail menjajal lintasan alam Parindu dalam Event Trail Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k yang digelar di Dusun Engkalet, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini memadukan olahraga otomotif dengan promosi wisata alam khas Kalimantan Barat.

Event dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan pusat kegiatan di Lapangan SDN 19 Engkalet. Para rider datang dari berbagai daerah, menjadikan ajang ini tidak hanya sebagai kompetisi dan silaturahmi komunitas trail, tetapi juga etalase potensi wisata alam Macan’t Dohik Buko’k yang selama ini belum banyak dikenal luas.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Komandan Korem 121/Alambhana Wanawai Brigadir Jenderal TNI Purnomosidi, serta Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena. Turut hadir unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan komunitas otomotif.

Baca :  Sanggau Siap Bergoyang! Konser Judika dan Hijau Daun di Damai Fest 2026 Targetkan 7.000 Penonton

Mengantisipasi tingginya jumlah peserta dan tamu undangan, Polres Sanggau menerjunkan personel pengamanan bersama Polsek Parindu. Pengamanan dilakukan secara terpadu untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Kepala Bagian Operasi Polres Sanggau AKP PSC Kusuma Wibawa mengatakan, pengamanan difokuskan pada area start dan finis, jalur lintasan trail, serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. “Kami menyiapkan pengamanan terbuka dan tertutup, termasuk patroli di jalur lintasan, agar kegiatan berjalan lancar dan masyarakat tetap merasa nyaman,” ujarnya.

Lintasan trail yang ditempuh memiliki panjang sekitar 10 kilometer dengan waktu tempuh rata-rata 4 hingga 5 jam. Rute dimulai dari Lapangan SDN 19 Engkalet, melintasi kawasan hutan Macan’t Dohik Buko’k, lalu kembali finis di titik awal.

Ajang ini juga dimeriahkan kehadiran empat pembalap nasional enduro, yakni Intan Lusi, Cindy Muft, Adela DW, dan Arinda Jessy. Kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dan penonton. Panitia mencatat jumlah peserta mencapai sekitar 400 hingga 500 rider.

Baca :  Penyelundupan Bibit di PLBN Entikong Gagal, Petugas Karantina Sita Puluhan Batang Bugenvil dan Biji Mangga

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia menyebut event olahraga berbasis alam seperti ini berpotensi menggerakkan sektor pariwisata sekaligus perekonomian masyarakat setempat.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyediakan doorprize utama berupa satu unit sepeda motor. Krisantus secara resmi membuka kegiatan dengan harapan event serupa dapat digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah di Kalbar.

Hingga kegiatan berakhir, Event Trail Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k berlangsung aman, tertib, dan lancar. Polres Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pengamanan maksimal pada setiap kegiatan masyarakat berskala besar demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sanggau. (*/)