Halal bi Halal Rabithah Alawiyah Pontianak, Berbeda Pilihan Dalam Ukhuwah Alawiyah

Rabithah Alawiyah Persilahkan Para Alawiyin yang Jadi Bacaleg Manfaatkan Acara Ini Sebagai Media Memperkenalkan Diri

Ketua Rabithah Alawiyah Pontianak, Mujib Al Hadad Menyampaikan Sambutan Silaturahmi Halal bi Halal, di Auditorium Untan, Sabtu (13/5/23) malam kemarin. Foto IST

Pontianak – Dalam suasana Syawal 1444H, Rabithah Alawiyah Pontianak dan sekitarnya menggelar acara Halal bi Halal untuk bersilaturahmi dengan sesama Alawiyin.

Acara yang digelar pada Sabtu (13/5/23) malam di Auditorium Universitas Tanjungpura, Jalan Ahmad Yani Pontianak ini bertemakan; Berbeda pilihan namun tetap dalam Ukhwah Alawiyah.

Menurut Mujib Hadad selaku Ketua Rabitah Alawiyah Pontianak, tema tersebut dipilih mengingat ke depan kita akan melalui masa-masa pemilu serentak. “Sehingga perpolitikan se-Indonesia akan menghangat dan mempengaruhi keluarga besar Alawiyin,” terangnya.

Pada tahun 2024 selain Pilpres dan pilkada, juga akan digelar pemilihan legislatif untuk DPRD tingkat Kabupaten/kota, Provinsi, dan Pusat, serta senator untuk DPD.

Mujib menerangkan, dari kalangan keluarga Alawiyin saat ini banyak yang akan menjadi calon Legislatif untuk dipilih oleh masyarakat luas, baik di tingkat kota Pontianak, Provinsi Kalbar, maupun DPR Pusat.

“Oleh karena itu Rabithah Alawiyah mempersilahkan para Alawiyin yang akan menjadi Bacaleg di semua tingkatan, untuk memanfaatkan acara ini sebagai media memperkenalkan diri, sehingga dapat dikenal oleh keluarga Alawiyin sekalian,” ujar Mujib Al Hadad.

Selain itu Halal bi Halal Rabithah Alawiyah Pontianak ini juga diharapkan Mujib dapat menjadi perajut Ukhuwah Alawiyah dan memperkuat tali persaudaraan antar Alawiyin di Pontianak dan sekitarnya.

Acara juga dihadiri Wali Kota Pontianak, Edy Rusdi Kamtono. Dalam sambutannya Edy menyampaikan bahwa perlunya pengembangan kawasan-kawasan baru di wilayah Kota khatulistiwa yang kini mulai padat.

Menurut Edy, peran para habib di Pontianak dalam pembangunan kota sangat penting sebab mereka memiliki pengaruh besar dalam masyarakat dan dapat menjadi motor penggerak.

Dalam kesempatan yang sama, para habib yang hadir juga menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan Kota Pontianak yang dijalankan oleh Pemkot Pontianak.

Para Alawiyin berkomitmen berperan aktif dalam memajukan Kota terutama dalam hal membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan kebersihan. (Aw/01)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 3204 kali