Inkoppas Perkuat Distribusi Pangan ke Pasar Rakyat

Ilustrasi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merespons cepat usulan Inkoppas untuk memperkuat distribusi pangan melalui koperasi pedagang pasar demi menjaga stabilitas pasokan dan harga. Foto: Anne-Ed C. dari Pixabay

KalbarOke.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menunjukkan respons cepat terhadap berbagai masukan pelaku distribusi pangan di pasar rakyat. Dalam pertemuan dengan jajaran Induk Koperasi Pedagang Pasar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026, Amran langsung menindaklanjuti sejumlah usulan untuk memperkuat peran koperasi pedagang pasar dalam menjaga kelancaran distribusi pangan.

Amran menegaskan pentingnya memperkuat jaringan distribusi pangan hingga tingkat pasar rakyat. Menurut dia, koperasi pedagang pasar memiliki peran strategis karena memiliki jaringan luas serta berhubungan langsung dengan pedagang dan konsumen.

Inkoppas Usulkan Peran Koperasi Diperkuat

Sekretaris Umum Inkoppas, Andrian Lamemuhar, mengusulkan agar koperasi pedagang pasar kembali dilibatkan secara lebih langsung dalam mekanisme distribusi pangan dari badan usaha milik negara.

Menurut Andrian, koperasi dapat membantu pembiayaan pedagang sehingga proses distribusi komoditas pangan ke pasar rakyat dapat berlangsung lebih cepat. “Sekarang karena disuruh ke pengecer kembali, agak sulit bagi anggota kami. Pengecer belum tentu memiliki modal untuk membeli barang,” kata Andrian.

Baca :  Harga Pakan Ternak Turun, Kementan: Biaya Produksi Peternak Bisa Lebih Efisien

Ia menjelaskan bahwa pada masa sebelumnya koperasi pedagang pasar dapat mengambil pasokan langsung dari Bulog untuk kemudian menyalurkannya ke pedagang. Mekanisme tersebut dinilai membantu mempercepat distribusi sekaligus menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Inkoppas sendiri membawahi lebih dari 2.000 koperasi pedagang pasar yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jaringan ini menjadi salah satu wadah utama bagi pedagang pasar dalam memperkuat akses distribusi pangan.

Mentan Langsung Hubungi Dirut Bulog

Menanggapi usulan tersebut, Amran disebut langsung menghubungi Direktur Utama Perum Bulog untuk membahas kemungkinan penyesuaian mekanisme distribusi pangan.

Andrian menilai respons cepat tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar rakyat. “Pak Menteri luar biasa. Responsnya cepat sekali. Baru kali ini saya melihat menteri yang secepat itu menindaklanjuti masukan,” ujarnya.

Baca :  Kementan Targetkan 5,9 Miliar Benih Tebu pada 2026 untuk Dorong Swasembada Gula

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan koperasi pedagang pasar dapat semakin diperkuat sehingga distribusi pangan menjadi lebih efisien.

Jaga Stabilitas Harga Pangan

Menurut Andrian, selama kepemimpinan Amran di Kementerian Pertanian, para pedagang pasar merasakan perbaikan dalam pengelolaan pasokan pangan. “Di bawah kepemimpinan Pak Menteri Amran, alhamdulillah tidak ada keluhan dari pedagang pasar. Kami berharap kolaborasi ini bisa terus berjalan dengan baik,” katanya.

Kerja sama antara pemerintah dan koperasi pedagang pasar diharapkan mampu memperkuat sistem distribusi pangan nasional sekaligus memastikan pasokan bahan pangan dapat menjangkau masyarakat dengan lebih cepat dan stabil. (*/)