Kapolda Kalbar : Berbuat Kriminal Ada Rekam Jejaknya

Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan kedua tersangka dan dibawa ke Mapolres Bengkayang. Foto IST

Pontianak – Pengungkapan transaksi narkoba di daerah perbatasan RI-Malaysia tepatnya di Desa Jagoi Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, menuai perhatian serius Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono. Sebab kejahatan narkoba sudah banyak memakan korban. Tidak hanya korban jiwa akibat overdosis atau ketergantungan barang haram tersebut, namun banyak pula masa depan generasi muda hancur karenanya.

Baca :  BNN Tangkap 1.259 Orang Sita Lebih 100 Kg Sabu di Kampung Rawan Narkoba

“Maka saya berharap, kepada bapak atau ibu, jaga anaknya. Karena berbuat kriminal akan ada rekam jejaknya. Hindari narkoba. Jangan sampai kejebak narkoba,” ujarnya.

Karena besarnya dampak buruk akibat narkoba, maka Kapolda Kalbar menaruh perhatian serius kepada gerenasi penerus bangsa agar tidak terlibat penyalahgunaan narkoba. Dia menghimbau kepada orang tua untuk menjaga anak-anak menjauhi narkoba dan kegiatan negatif lainnya. Karena hal itu justru akan merugikan.

Baca :  Polda Metro Jaya Periksa Orang Tua Pelaku Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta, 20 Korban Masih Dirawat

“Kita ingatkanlah melalui anak-anak kita. Bahaya narkoba merusak  generasi bangsa. Bayangkan saja, orangtuanya saja dilawan. Itulah dampak bahaya narkoba,” pungkasnya. (Uli)