Maut di Jam Sibuk Beduai: Manuver Xenia Putar Balik Mendadak Renggut Nyawa Pelajar 17 Tahun

Kondisi sepeda motor korban usai mengalamai laka lantas. | Maut di Jam Sibuk Beduai: Manuver Xenia Putar Balik Mendadak Renggut Nyawa Pelajar 17 Tahun. (Foto: Humas Polres)

KalbarOke.Com – Kecelakaan lalu lintas tragis mengguncang wilayah Kabupaten Sanggau pada Jumat pagi (9/1/2026). Seorang pelajar berinisial AVB (17) kehilangan nyawa setelah sepeda motor Yamaha MX King yang dikendarainya terlibat tabrakan hebat dengan sebuah mobil Toyota Xenia di Jalan Raya Beduai, Dusun Muara Beduai.

“Saat tiba di lokasi kejadian, mobil Toyota Xenia secara tiba-tiba memutar arah di depan laju sepeda motor korban,” ujar Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban yang melaju dari arah Kembayan menuju Sekayam tidak sempat menghindar karena jarak kendaraan yang sudah terlalu dekat.

Benturan keras pada sisi mobil mengakibatkan korban terpental ke badan jalan dan mengalami luka-luka yang sangat serius.

Aparat kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk mengamankan kendaraan yang terlibat serta mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kejadian ini menjadi perhatian publik mengingat lokasi tersebut merupakan jalur utama yang ramai saat jam berangkat sekolah dan kerja.

Sesaat setelah kejadian, AVB segera dilarikan ke Puskesmas Beduai untuk mendapatkan penanganan darurat. Namun, meskipun tim medis telah berupaya maksimal, nyawa pelajar tersebut tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia di fasilitas kesehatan tersebut.

Baca :  Update Banjir Sanggau: Jalur Malindo Mulai Bisa Dilalui, Polres Siaga Antisipasi Luapan Susulan Sungai Sekayam

“Korban mengalami dislokasi pada sendi pergelangan tangan kanan dan kiri, serta luka robek di bagian kepala tepat di atas kedua kelopak mata,” jelas AKP Heri Triyana mengenai kondisi fisik korban pasca-benturan.

Pengemudi mobil berinisial SS (33) kini tengah dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mendalami unsur kelalaian dalam berkendara. Polisi juga telah mengamankan sepeda motor tanpa nomor polisi milik korban serta mobil Xenia bernomor polisi KB 1170 DC sebagai barang bukti penyelidikan.

Duka mendalam menyelimuti keluarga korban di Dusun Pelinduk, mengingat usia korban yang masih sangat muda. Penanganan kasus ini dilakukan secara profesional oleh Polsek Beduai untuk memastikan penyebab kecelakaan secara objektif berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan.

Menanggapi kejadian memilukan ini, Polsek Beduai mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengguna jalan di wilayah Sanggau untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas.

Kepatuhan terhadap aturan putar arah dan penggunaan lampu isyarat menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan fatal.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu memastikan keselamatan sebelum melakukan manuver kendaraan, terutama di jam-jam sibuk,” tegas AKP Heri Triyana.

Baca :  Kinerja Kanim Sanggau 2025: Terbitkan 12.920 Paspor, Realisasi PNBP Tembus Rp 9 Miliar

Polisi mengingatkan bahwa tindakan memutar arah secara mendadak di jalan raya nasional sangat berisiko tinggi bagi keselamatan pengendara lain. Penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm standar juga ditekankan bagi para pengendara roda dua untuk meminimalkan dampak jika terjadi insiden.

Pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan kecelakaan di sepanjang Jalan Raya Beduai guna memantau ketertiban lalu lintas. Masyarakat diharapkan dapat belajar dari tragedi ini agar lebih berhati-hati dan menghargai hak sesama pengguna jalan demi keselamatan bersama.


Ringkasan Berita

• Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Beduai, Sanggau pada Jumat (9/1/2026) pukul 07.10 WIB melibatkan motor Yamaha MX King dan Toyota Xenia.

• Korban meninggal dunia merupakan seorang pelajar berusia 17 tahun (AVB) warga Dusun Pelinduk, Desa Sei Ilai.

• Kronologi bermula saat mobil yang dikemudikan SS (33) memutar arah mendadak sehingga korban tidak sempat melakukan pengereman.

• Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Beduai dengan luka robek di kepala dan dislokasi tangan sebelum akhirnya dinyatakan wafat.

• Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan manuver kendaraan di jalan raya.