Kemdiktisaintek dan KKP Kembangkan Motor Listrik Kapal Nelayan, Uji Coba Dimulai

Ilustrasi Kemdiktisaintek dan KKP mengembangkan riset motor listrik untuk kapal nelayan guna meningkatkan efisiensi dan kemandirian nelayan, dengan uji coba direncanakan di Cirebon. Foto: Jürgen Bierlein dari Pixabay

KalbarOke.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) terus mendorong kemandirian nelayan melalui pengembangan riset motor listrik untuk mesin kapal. Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto saat menghadiri pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis, 19 Februari.

Brian mengatakan sejumlah riset dasar terkait motor listrik kapal nelayan telah berjalan. Tahap berikutnya adalah uji coba lapangan di salah satu kampung nelayan di Cirebon untuk mengidentifikasi kendala teknis sekaligus menyempurnakan teknologi yang dikembangkan.

“Sudah ada beberapa riset dasar yang berjalan. Kita juga akan melakukan uji coba di salah satu kampung nelayan di Cirebon, sehingga kita bisa mengetahui kendalanya dan menyempurnakannya,” ujar Brian.

Baca :  Mendiktisaintek Tinjau Teknologi Pengolahan Sampah di Mabes TNI, Dorong Inovasi Berbasis Riset

Ia menilai penggunaan motor listrik pada kapal nelayan berpotensi memberikan keuntungan ekonomi sekaligus meningkatkan efisiensi energi. Menurut Brian, jika teknologi ini dapat diimplementasikan secara luas, ketergantungan nelayan terhadap bahan bakar bersubsidi bisa ditekan.

“Harapannya, jika implementasinya sudah baik, teknologi ini bisa digunakan di kampung-kampung nelayan sehingga subsidi bahan bakar untuk nelayan dapat dikurangi,” katanya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyambut baik pengembangan tersebut. Ia mengakui riset motor listrik untuk kapal nelayan sebenarnya pernah dilakukan, namun tidak berlanjut. Kali ini, kata dia, riset dirancang agar berkesinambungan dan memberikan dampak nyata bagi komunitas nelayan.

Baca :  KKP Miliki Produsen Bahan Acuan Staphylococcus Aureus Terakreditasi KAN Pertama di Indonesia

“Sekarang kita akan melakukan uji coba lagi melalui kolaborasi dengan program Kampung Nelayan Merah Putih, supaya mesin kapal nelayan bisa lebih efisien,” ujar Trenggono.

Rencana ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang meminta Kemdiktisaintek dan KKP mempersiapkan sumber daya manusia dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kemdiktisaintek menegaskan akan terus memperkuat riset terapan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat pesisir. Sinergi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan kementerian diharapkan mempercepat pemanfaatan hasil riset agar benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan bagi nelayan di berbagai daerah. (*/)