Gayung Bersambut, Rektor STMKG Siapkan Beasiswa hingga ke Inggris bagi Putra Daerah Kalimantan Barat

Pemprov Kalbar dan STMKG resmi menjalin kerjasama untuk meningkatkan kuota putra daerah di sekolah kedinasan BMKG guna menghadapi tantangan iklim di Kalbar. (Foto: Ist.)

KalbarOke.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Langkah ini diambil sebagai respons atas fakta bahwa selama hampir sepuluh tahun terakhir, belum ada putra daerah asal Kalbar yang berhasil lolos seleksi di sekolah kedinasan tersebut.

Hal ini disampaikan Sekda Kalbar, Harisson, saat melakukan pertemuan bersama Rektor STMKG di ruang kerja Sekda Kalbar pada Rabu (1/4/2026). Harisson menegaskan bahwa kerja sama ini bertujuan memberikan peluang lebih besar bagi putra daerah untuk menimba ilmu di lingkungan BMKG.

Menurut Harisson, langkah ini sangat penting bagi keberlangsungan daerah dalam menyiapkan tenaga kerja ahli yang membidangi meteorologi dan klimatologi. Pemprov Kalbar pun telah meminta Rektor STMKG untuk segera merumuskan draf nota kesepahaman (MoU) melalui tim kerja khusus.

“Diharapkan dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi, STMKG dapat menjadi pilot project bagi institusi pendidikan lainnya dalam mencetak pemimpin masa depan yang berakar pada pengabdian daerah,” ujar Harisson pada Rabu (1/4/2026).

Rektor STMKG, Deni Septiadi, menyambut baik inisiatif ini. Ia berharap program tersebut dapat membuka jalan bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan kedinasan dan kembali ke daerah masing-masing sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan BMKG.

Baca :  Seminar Internasional Dai di Sambas: Bahas Kedaulatan Pangan Hingga Sinergi Pembangunan Lintas Negara

Deni menjelaskan bahwa kendala utama selama ini diduga terletak pada ambang batas kelulusan (passing grade) yang cukup tinggi. Sebagai solusi, mulai tahun 2025, STMKG akan memberikan kuota afirmasi khusus bagi calon mahasiswa asal Kalimantan Barat.

Inisiatif ini juga mendapat dukungan dari Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang sebelumnya telah mendorong keterwakilan putra daerah Kalbar di kancah nasional. Upaya awal ini pun mulai membuahkan hasil dengan lolosnya empat putra daerah Kalbar ke STMKG pada tahun lalu.

“Kerja sama ini sangat krusial mengingat tantangan alam di Kalimantan Barat yang sering menghadapi bencana seperti curah hujan tinggi, kemarau ekstrem, hingga fenomena El Nino,” ungkap Deni dalam audiensi tersebut.

Masalah iklim tersebut dinilai harus ditangani oleh orang-orang yang memahami keilmuan meteorologi, klimatologi, geofisika, serta instrumentasi secara mendalam. Dengan adanya putra daerah yang ahli, penanganan bencana di Kalbar diharapkan bisa lebih tepat sasaran.

Baca :  Bupati Landak Karolin Instruksikan Pengawasan Ketat SPBU Guna Cegah Penimbunan Bahan Bakar

Selain jaminan menjadi ASN setelah lulus, Deni memaparkan peluang karier yang luas bagi para mahasiswa. Alumni STMKG tercatat sebagai salah satu penerima beasiswa LPDP terbanyak, dengan mayoritas melanjutkan studi ke Inggris (UK).

Saat ini, STMKG juga tengah menjalin kerja sama dengan pihak Tiongkok untuk penyediaan beasiswa penuh (full funding) bagi lulusannya. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi generasi muda Kalimantan Barat untuk berprestasi di level internasional.


Ringkasan Berita

Pemprov Kalbar dan STMKG menjalin kerjasama untuk meningkatkan jumlah putra daerah yang lolos sekolah kedinasan BMKG pada Rabu (1/4/2026).

Sekda Harisson menekankan pentingnya menyiapkan tenaga ahli lokal untuk menangani masalah iklim seperti El Nino dan kemarau ekstrem di Kalbar.

STMKG mulai memberikan kuota afirmasi khusus bagi calon mahasiswa asal Kalbar guna mengatasi kendala passing grade yang tinggi.

Lulusan STMKG asal Kalbar dipastikan menjadi ASN dan akan dikembalikan untuk mengabdi di wilayah Kalimantan Barat.

Peluang beasiswa lanjutan ke Inggris dan Tiongkok terbuka lebar bagi alumni STMKG melalui program LPJ dan kerjasama internasional.