Ketua DAD Pontianak Serukan Perdamaian dan Kecam Keras Aksi Anarkis

Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes serukan perdamaian dan kecam keras aksi anarkis. (Foto: Humasa)

KalbarOke.Com – Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Yohanes Nenes, mengeluarkan pernyataan tegas yang mengecam tindakan anarkis dan menyerukan perdamaian di tengah meningkatnya ketegangan di Kota Pontianak. Pernyataan ini bertujuan untuk menjaga keharmonisan dan stabilitas keamanan di ibu kota Kalimantan Barat tersebut.

Dalam pernyataannya, Yohanes Nenes mengutuk keras aksi anarkis yang telah merusak fasilitas publik dan mengganggu ketenangan masyarakat. “Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata. Kami dari pengurus DAD Kota Pontianak mengutuk keras segala bentuk tindakan anarkis dan brutal yang merusak fasilitas umum serta mengganggu stabilitas keamanan masyarakat,” tegasnya Sabtu (30/8/25).

Yohanes juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak mudah terprovokasi. Ia mengingatkan bahwa persatuan dan keharmonisan di Pontianak adalah aset yang harus dijaga bersama.

Baca :  Pontianak Segera Punya Gedung Perpustakaan Modern, Pembangunan Capai 88 Persen

Lebih lanjut, DAD Kota Pontianak menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah hukum yang diambil oleh kepolisian dan pemerintah daerah.

“Kami mendukung langkah-langkah hukum dari pihak kepolisian serta pemerintah daerah demi menjaga Kota Pontianak tetap aman, damai, dan kondusif,” jelas Yohanes.

Ia juga menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi secara damai dan bermartabat, tanpa merusak atau mengganggu ketenangan warga lain.

Baca :  Senam 'Segarasa' Diluncurukan, Gerakannya Mudah Diikuti Musiknya Bikin Semangat

Di akhir pernyataannya, Yohanes Nenes menegaskan kesiapan DAD Kota Pontianak untuk bersinergi dengan aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keamanan.

“Mari kita ingat, bahwa Kota Pontianak adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan segelintir pihak merusak persaudaraan dan persatuan yang telah lama kita jaga,” tutupnya.

Pernyataan ini diharapkan dapat meredam ketegangan dan memperkuat semangat persaudaraan di kalangan warga Pontianak. (rls/01)

Sumber: Humas DAD Kota Pontianak

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 36 kali