KalbarOke.com — Pagi itu, sekitar pukul 08.30 WIB, halaman Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Pembina Mandor di Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, riuh oleh aktivitas tak biasa. Puluhan orang dari berbagai latar belakang—anggota TNI, kepolisian, aparatur kecamatan, guru, hingga warga setempat—berkumpul membawa peralatan kerja.
Fokus utama mereka hari itu, Jumat (9/10/2026), satu: memangkas dan menebang pohon-pohon di area sekolah yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan anak-anak saat bermain dan belajar.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 03 Mandor, Peltu Dedi Kristianto, memimpin langsung sembilan anggotanya untuk berbaur bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Aksi tanggap lingkungan ini dipicu oleh kesadaran bersama akan pentingnya ruang belajar usia dini yang tak hanya bersih, tetapi juga aman dari resiko bahaya fisik.
“Lingkungan pendidikan yang terawat adalah benteng pertama kenyamanan anak-anak belajar. Menjaga keselamatan mereka bukan cuma tugas guru di kelas, tapi tanggung jawab kita bersama,” tegas Dedi di sela-sela kegiatan.
Kerja bakti yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB tersebut melibatkan sedikitnya 20 personil gabungan. Kehadiran berbagai elemen menegaskan kuatnya kolaborasi di tingkat lokal.
Selain jajaran Koramil 03 Mandor, hadir pula Kasi Pemerintahan Kecamatan Mandor Yakobus Umerus mewakili Camat, Aipda Dwi Purwanto mewakili Kapolsek Mandor beserta anggota, Kepala KUA Mandor Rusalika, anggota Linmas, tokoh masyarakat, serta para guru TKN Pembina Mandor.
Pohon-pohon besar yang selama ini rindang namun menyimpan potensi dahan lapuk atau tumbang saat cuaca buruk dipangkas dengan cermat. Dahan dan ranting sisa penebangan langsung diangkut bersama-sama agar lokasi kembali rapi sebelum jam belajar operasional berikutnya.
Bagi masyarakat Kecamatan Mandor, aksi ini bukan sekadar agenda pembersihan fasilitas publik biasa. Di tengah modernisasi, keterlibatan aktif TNI-Polri dan pemerintah lokal bersama warga sekitar menjadi cerminan bahwa budaya gotong royong masih mengakar kuat di Kabupaten Landak.
Penataan lingkungan sekolah PAUD ini diharapkan memberi rasa tenang bagi para orang tua yang mempercayakan anak-anak mereka menimba ilmu setiap hari. Semangat kebersamaan yang terbangun dari aksi sederhana di halaman TKN Pembina Mandor ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi lintas institusi mampu menghadirkan solusi nyata bagi keamanan generasi penerus bangsa. (dRi)
