Panglima Jilah Nobatkan Krisantus Kurniawan Jadi Patih Nagari di Makam Keramat Patih Patinggi

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan resmi menyandang gelar Patih Nagari dari TBBR. Ia menegaskan peran organisasi dalam menjaga adat dan sumber daya alam. (Foto: Adp.)

KalbarOke.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi menyandang gelar kehormatan Patih Nagari setelah melalui ritual adat pencalegan di makam keramat Patih Patinggi, Sabtu (14/3/2026). Prosesi sakral tersebut dilaksanakan dalam rangka perayaan ulang tahun Keramat Patih Patinggi Kalimantan Barat yang digelar di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah.

Penobatan ini disaksikan langsung oleh para patih serta ribuan pasukan Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR).

Dalam orasinya, Krisantus menekankan peran strategis TBBR sebagai benteng pertahanan adat serta penjaga lingkungan bagi masyarakat Dayak. Ia berharap kehadiran organisasi ini menjadi garda terdepan dalam melindungi tanah leluhur dan kekayaan sumber daya alam di Kalimantan Barat.

“Tujuan akhirnya adalah agar sumber daya alam dan kekayaan alam kita di Kalimantan Barat ini dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” tegas Krisantus Kurniawan pada Sabtu (14/3/2026).

Setelah resmi dinobatkan sebagai Patih Nagari, Wagub menyampaikan apresiasi kepada Panglima Jilah atas kepercayaan tersebut. Bagi Krisantus, gelar ini merupakan amanah besar yang menuntut tanggung jawab nyata untuk memajukan organisasi.

Baca :  Kawal Proyek Strategis Nasional, Komisi V DPR RI Minta Kapolres Awasi Seluruh Proyek APBN di Sintang

“Tentu konsekuensinya jelas, saya harus bertanggung jawab untuk membesarkan TBBR ini menjadi organisasi yang maju dan terdepan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Panglima Jilah selaku pemimpin Pasukan Merah TBBR mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan adat di tengah arus modernisasi. Ia menyoroti fenomena generasi muda yang mulai menganggap tradisi sebagai hal kuno.

“Di zaman modern ini, anak-anak muda mulai bosan dengan budaya, tradisi, dan adat karena dianggap kuno. Namun kita, Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng, justru harus menjadi yang terdepan untuk terus menjaga dan mewariskannya,” tegas Panglima Jilah.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Dayak untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya kepada generasi penerus sebagai perekat persaudaraan atau nyadi.

Baca :  Harmoni Imlek di Bulan Ramadan: Ribuan Warga Landak Rayakan Keberagaman di Bumi Intan

“Karena persatuan inilah kita bisa berkumpul, karena adat dan budaya inilah kita bisa bersatu dan saling mengenal,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Daud Yordan, perwakilan Pangdam XII/Tanjungpura, serta pengurus pusat dan daerah organisasi TBBR.


Ringkasan Berita

*Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan dinobatkan sebagai Patih Nagari melalui ritual adat di makam keramat Patih Patinggi, Toho, Mempawah.

*Penobatan dilakukan oleh Panglima Jilah dalam rangkaian peringatan ulang tahun Keramat Patih Patinggi TBBR pada Sabtu (14/3/2026).

*Krisantus menekankan agar TBBR konsisten menjaga kekayaan alam Kalbar demi kemakmuran rakyat sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

*Panglima Jilah mengajak generasi muda Dayak untuk tidak meninggalkan adat dan tradisi di tengah perkembangan zaman.

*Acara dihadiri oleh tokoh nasional seperti Daud Yordan serta perwakilan TNI, memperkuat sinergi antara adat dan elemen negara.