Michael Jeno Minta OJK Monitoring Investasi Bodong di Kalbar

Anggota Komisi XI DPR RI, Michael Jeno

Pontianak – Anggota Komisi XI DPR RI, Michael Jeno usai menghadiri peresmian gedung OJK Provinsi Kalbar, Selasa (13/11) siang mengatakan, kondisi keuangan serta pasar modal di kalbar mengalami peningkatan sangat pesat.

Bahkan menurutnnya, pertumbuhan ekonomi Kalbar dinilai terbaik se Kalimantan. Dengan pendapatan pertahun senilai Rp. 7,5 triliun.

Jeno juga menuturkan hal tersebut tidak lain karena meningkatnya jumlah investor, secara signifikan mulai melirik pasar bisnis di Kalbar.

Baca :  Waspada Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak, Capai 54 Ribu Kasus Sepanjang 2025

“Perekonomian Kalbar semakin baik ya; pasar modal meningkat pesat. Jumlah investor yang berinvestasi di sini juga mulai bertambah. Tentu ini merupakan hal positif,” ujarnya.

Namun, dirinya juga mengingatkan, perlunya sikap waspada dalam berinvestasi. Semakin mudah akses dalam transaksi serta produk investasi yang ditawarkan oleh sebuah industri bisa saja bodong atau abal – abal.

Jeno pun meminta, pihak OJK untuk selalu memonitor kemungkinan tersebut. Serta memberikan pemahaman dan literasi secara luas kepada masyarakat agar lebih jeli dalam berinvestasi .

Baca :  OJK dan Bareskrim Geledah Kantor PT MASI di SCBD, Usut Dugaan Manipulasi IPO

“Kemungkinan investasi bodong di Kalbar pasti ada walaupun kecil. Oleh karena itu kita meminta OJK dapat memonitoring hal hal seperti itu. Tentunya dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih jeli dalam berinvestasi,” pungkasya. (Ar)