Bengkayang Cetak Rekor MURI! Panen Raya Jagung Kalbar Dukung Investasi Peternakan Rp1,7 Triliun di Mandor

Bengkayang Cetak Rekor MURI! Panen Raya Jagung Kalbar Dukung Investasi Peternakan Rp1,7 Triliun di Mandor. (Foto: Adpim)

KalbarOke.Com – Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto mengikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV 2025 di Desa Jawa Tengah, Kubu Raya, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dipantau langsung oleh Kapolri dan Menteri Pertanian RI secara daring.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menjelaskan bahwa pusat panen raya jagung di Kalimantan Barat sebenarnya berada di Kabupaten Bengkayang. Lokasi di Kubu Raya ini dipilih sebagai titik terdekat agar Gubernur tetap dapat mengikuti rangkaian kegiatan, mengingat adanya agenda pembukaan Pro Liga.

Menurut Kapolda panen raya jagung di Bengkayang berhasil memecahkan Rekor MURI untuk kategori pemanenan dan pemipilan jagung secara serentak dengan jumlah peserta terbanyak.

“Di Bengkayang, panen raya ini berhasil memecahkan rekor MURI dengan partisipasi 1.750 petani dalam pemanenan dan pemipilan serentak,” ujar Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto.

Angka ini melampaui rekor sebelumnya di Grobogan yang hanya melibatkan sekitar 1.200 petani. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kolaborasi solid antara personel Polres Bengkayang dan masyarakat dalam mengoptimalkan sektor pertanian daerah.

Polda Kalbar mengimbau warga terus memanfaatkan lahan produktif guna memenuhi kebutuhan jagung nasional yang terus meningkat. Komoditas ini dinilai sangat strategis untuk mendukung kemandirian pangan serta memperkuat struktur ekonomi di wilayah perbatasan.

Baca :  Lahan 24 Hektare di Mempawah Diserahkan untuk Bangun Sekolah Unggul Garuda Program Presiden Prabowo

Gubernur Ria Norsan mengungkapkan bahwa Kalimantan Barat telah mendapat kepercayaan pusat untuk mengembangkan pusat peternakan ayam di Mandor, Kabupaten Landak. Nilai investasi fantastis sebesar Rp1,7 triliun tersebut diproyeksikan akan menyerap hasil panen jagung lokal.

“Pakan ternak akan butuh jagung dalam jumlah besar, sehingga komoditas ini sangat penting untuk mendukung investasi di Mandor,” jelas Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

Hasil dari peternakan ayam pedaging dan petelur tersebut nantinya akan didistribusikan guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Para petani diminta tidak perlu khawatir mengenai pemasaran hasil panen karena ekosistem industri peternakan sudah disiapkan sebagai pembeli siaga. Kepastian harga dan serapan pasar diharapkan dapat memotivasi warga untuk memperluas area tanam.

Dalam interaksi daring, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif perluasan lahan dan pencatatan rekor di Kalimantan Barat. Polri berkomitmen terus mendampingi petani guna mencapai target swasembada pangan.

“Kapolri berharap pada tahun 2026 luas tanam jagung nasional bisa mencapai 1 juta hektare untuk memperkuat ekspor,” tambah Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto.

Baca :  3.000 Personel Gabungan Siaga di 700 Gereja SeKalbar Amankan Ibadah Natal

Pemanfaatan sisa lahan yang ada menjadi kunci utama dalam mengejar target produksi jagung skala besar di tahun mendatang. Indonesia diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga menjadi pemain utama ekspor jagung.

Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan petani menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Transformasi sektor pertanian ini diharapkan membawa kesejahteraan nyata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat.

Dukungan teknologi pertanian dan sarana pascapanen juga akan terus ditingkatkan guna menjaga kualitas pipilan jagung sesuai standar industri. Dengan langkah ini, Kalbar optimis menjadi barometer baru produksi jagung nasional yang kompetitif.


Ringkasan Berita

• Gubernur Ria Norsan dan Kapolda Kalbar hadiri Panen Raya Jagung Serentak secara daring pada Kamis (8/1/2026).

• Kabupaten Bengkayang berhasil memecahkan rekor MURI melalui aksi panen dan pemipilan jagung oleh 1.750 petani.

• Kawasan Mandor, Kabupaten Landak, disiapkan menjadi pusat peternakan ayam dengan nilai investasi mencapai Rp1,7 triliun.

• Produksi jagung petani akan diprioritaskan untuk pakan ternak guna menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

• Kapolri menargetkan luas tanam jagung nasional mencapai 1 juta hektar pada tahun 2026 untuk memperkuat kedaulatan pangan dan ekspor.