Pasar Juadah Singkawang Tumpah Ruah, Wisatawan dari Jakarta hingga Batam Ikut Berburu Takjil

Pasar Juadah Singkawang Tumpah Ruah, Wisatawan dari Jakarta hingga Batam Ikut Berburu Takjil. (Foto: Ist.)

KalbarOke.Com — Semarak hari pertama Ramadhan 1447 Hijriah di Kota Singkawang terasa begitu istimewa. Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota, Muhammadin, meninjau langsung aktivitas Pasar Juadah yang berlokasi di depan Mess Daerah, Kamis (19/02/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam Ramadhan Fair ini tidak hanya menjadi pusat perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM lokal, tetapi juga menjadi bukti nyata kuatnya semangat toleransi di Kota Tertoleran se-Indonesia tersebut. Pantauan di lokasi menunjukkan warga lintas etnis turut meramaikan suasana ngabuburit untuk berburu takjil bersama.

Tjhai Chui Mie mendorong panitia agar terus berinovasi dalam mengemas agenda tahunan ini. Ia mengusulkan penambahan hiburan bernuansa religi yang tetap mencerminkan nilai-nilai Islam sebagai ruang syiar dan penguat nilai spiritual.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, mengaku takjub dengan antusiasme pengunjung yang tidak hanya berasal dari warga lokal, namun juga wisatawan luar daerah.

Baca :  Mahashivaratri di Prambanan: Ritual Suci dan Transformasi Pariwisata Spiritual

“Luar biasa tumpah ruah masyarakat untuk berburu takjil, baik yang menjalankan ibadah puasa serta banyak juga kami temui wisatawan dari Medan, Jakarta, Surabaya, dan Batam di lokasi. Saudara kita yang bukan Muslim juga banyak datang berbelanja menikmati kuliner,” jelas Muhammadin.

Lebih lanjut, Muhammadin menceritakan bahwa para wisatawan yang ia temui mengaku terkesan dengan suasana Kota Singkawang yang harmonis, terutama saat momen transisi dari perayaan Imlek menuju Ramadhan yang saling menghargai.

Menariknya, saat rombongan Wali Kota tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, sebagian besar dagangan para pelaku UMKM sudah habis terjual. Hal ini menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat menengah ke bawah selama bulan suci.

“Kami hadir terlalu sore, jam 17.00 jualan Alhamdulillah sudah pada habis. Jualan berkah tentu menjadi kebahagiaan bagi kami Pemerintah Kota Singkawang,” pungkas Muhammadin.

Baca :  Bekal Pengabdian Masyarakat, Siswa SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Uji Nyali Praktek Urus Jenazah

Peninjauan ini menegaskan komitmen Pemkot Singkawang dalam mendukung geliat UMKM sekaligus menjaga predikat Singkawang sebagai kota yang harmonis dan penuh toleransi dalam merayakan setiap hari besar keagamaan.


Ringkasan Berita

*Wali Kota Tjhai Chui Mie dan Wawako Muhammadin meninjau Pasar Juadah di depan Mess Daerah Singkawang pada Kamis (19/02/2026).

*Pasar Juadah menjadi magnet wisatawan dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Medan, dan Surabaya yang ingin merasakan atmosfer toleransi Singkawang.

*Fenomena masyarakat lintas etnis dan agama yang ikut berburu takjil memperkuat citra Singkawang sebagai Kota Toleransi.

*Perputaran ekonomi UMKM di hari pertama Ramadhan meningkat tajam; dagangan terpantau sudah habis sebelum waktu berbuka puasa.

*Pemkot Singkawang berencana mengembangkan Pasar Juadah dengan sentuhan hiburan religi sebagai ruang syiar budaya Islam yang lebih menarik.