KalbarOke.Com – Pemerintah Kota Singkawang resmi mengisi kekosongan jabatan pada enam perangkat daerah melalui pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, di Balairung Kantor Wali Kota pada Kamis (15/1/2026).
Langkah ini merupakan titik akhir dari rangkaian seleksi terbuka yang telah berlangsung sejak 28 November hingga 28 Desember 2025. Wali Kota menegaskan bahwa pengisian jabatan ini dilakukan secara transparan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih cepat dan responsif.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi pemerintahan daerah agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan,” ujar Tjhai Chui Mie dalam sambutannya.
Berikut adalah enam pejabat yang resmi mengemban amanah baru:
1. Ruly Amri: Sekretaris DPRD Kota Singkawang.
2. Mokhlis: Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.
3. Arfani: Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.
4. Chantal Novyanti: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
5. Desi Iviyanti: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja.
6. Alhatip: Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Wali Kota memberikan penekanan bahwa jabatan eselon II bukan sekadar posisi struktural, melainkan motor penggerak kebijakan daerah. Para pejabat baru dituntut memiliki kapasitas dalam mengoordinasikan program serta memastikan kinerja perangkat daerah berjalan secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, saudara-saudari memiliki peran utama dalam perumusan kebijakan dan memastikan kinerja perangkat daerah berjalan secara efektif dan akuntabel,” tegasnya.
Tjhai Chui Mie juga mengingatkan bahwa kualitas kepemimpinan di tingkat dinas akan menjadi cermin keberhasilan pemerintah kota di mata masyarakat. Integritas dan komitmen terhadap pelayanan publik menjadi syarat mutlak yang harus dijunjung tinggi oleh para pejabat yang baru dilantik tersebut.
Selain itu, sinergi dengan DPRD dan instansi vertikal dianggap sebagai faktor vital dalam menjaga kelancaran pembangunan. Kolaborasi lintas institusi diharapkan mampu memangkas hambatan birokrasi yang selama ini mungkin terjadi.
Agenda besar telah menanti para kepala dinas baru ini. Wali Kota secara khusus mencermati tantangan koordinasi dalam menyambut perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan yang jatuh dalam waktu berdekatan pada tahun 2026. Situasi ini menuntut kerja terencana dan kolaborasi lintas sektor yang sangat solid.
“Sebentar lagi kita akan menghadapi Imlek dan Ramadan yang berdekatan, artinya kolaborasi ini harus kita jaga, mulai dari pendanaan, pariwisata, promosi melalui media, hingga langkah-langkah lain yang mendukung,” jelas Tjhai Chui Mie.
Dinas Pariwisata, Kominfo, hingga BPKAD diminta segera melakukan sinkronisasi program agar perayaan hari besar tersebut berdampak positif bagi ekonomi daerah namun tetap terjaga kenyamanan dan ketertibannya.
Tjhai Chui Mie berharap para pemimpin baru ini dapat menjadi teladan bagi bawahannya dan mampu menciptakan ruang komunikasi yang terbuka. Responsivitas terhadap dinamika masyarakat menjadi kunci agar setiap tantangan pembangunan di Kota Singkawang dapat dihadapi dengan solusi yang tepat dan berkelanjutan.
Ringkasan Berita
• Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie melantik 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka pada Kamis (15/1/2026).
• Enam posisi yang diisi meliputi Sekretaris DPRD, Kepala Disparpora, Dinas Pertanian, Diskominfo, Dinas Penanaman Modal, dan BPKAD.
• Pejabat baru diminta mengedepankan integritas dan profesionalitas dalam merumuskan kebijakan daerah.
• Koordinasi lintas sektor menjadi prioritas utama untuk menghadapi perayaan Imlek dan Ramadan yang waktunya berdekatan.
• Wali Kota menginstruksikan para pejabat segera menyesuaikan diri dan aktif membangun sinergi dengan DPRD serta instansi vertikal lainnya.






