KalbarOke.Com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Rumah Radakng Samilik yang berlokasi di Jalan Panca Bhakti, Kecamatan Pontianak Utara. Keberadaan rumah adat ini dinilai memiliki arti penting sebagai simbol budaya sekaligus ruang memperkuat silaturahmi masyarakat majemuk di Kota Pontianak.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Edi Kamtono usai menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut. Ia memandang fasilitas budaya seperti ini sangat krusial dalam menjaga keberagaman dan harmoni sosial.
“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, tentunya saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini,” kata Edi Rusdi Kamtono pada Sabtu (11/4/2026).
Wali Kota berharap pembangunan Rumah Radakng Samilik dapat berjalan lancar sehingga segera bisa difungsikan untuk berbagai kegiatan budaya, keagamaan, hingga sosial kemasyarakatan. Ia meyakini tempat ini akan menjadi salah satu pusat aktivitas positif bagi warga Pontianak Utara.
Guna mendukung keberadaan rumah adat tersebut, Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen melakukan pembangunan Jalan Panca Bhakti secara bertahap. Meskipun program Inpres Jalan senilai Rp15,4 miliar sempat tertunda pada tahun 2025 lalu, pemerintah kini kembali memperjuangkan anggaran tersebut agar menjadi prioritas pada tahun 2026.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI agar jalan (Panca Bhakti) ini dapat diselesaikan,” jelas Edi menekankan pentingnya akses infrastruktur yang memadai menuju lokasi tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan, Marsianus Mustam, memaparkan bahwa proyek pembangunan Rumah Radakng Samilik ini diperkirakan akan menelan anggaran total sebesar Rp1,5 miliar. Pihaknya menargetkan proses pengerjaan dapat rampung dalam kurun waktu satu tahun.
Pencapaian dana yang terkumpul saat ini menjadi alasan utama dimulainya tahap konstruksi awal. Panitia juga masih terus membuka pintu bagi para donatur yang ingin berkontribusi dalam pembangunan gedung pusat kebudayaan tersebut.
“Saat ini sudah ada 25 persen dana karenanya peletakan batu pertama dilakukan. Kami juga masih menghimpun bantuan dari para donatur,” ungkap Marsianus Mustam pada Sabtu (11/4/2026).
Marsianus berharap kehadiran Rumah Radakng Samilik tidak hanya menjadi ruang silaturahmi bagi warga Dayak di Pontianak Utara, tetapi juga mampu menunjang sektor pariwisata di Kota Pontianak. Dengan adanya gedung ini, kekayaan budaya daerah dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas maupun wisatawan yang berkunjung.
Ringkasan Berita
- Wali Kota Edi Rusdi Kamtono melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Radakng Samilik di Jalan Panca Bhakti pada Sabtu (11/4/2026).
- Pembangunan rumah adat ini ditargetkan selesai dalam satu tahun dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp1,5 miliar.
- Pemerintah Kota Pontianak tengah berkoordinasi dengan DPR RI untuk melanjutkan perbaikan Jalan Panca Bhakti melalui program Inpres tahun 2026.
- Rumah Radakng Samilik diproyeksikan menjadi pusat kegiatan budaya, keagamaan, sosial, serta menjadi daya tarik wisata baru di Pontianak Utara.
- Ketua Panitia Marsianus Mustam menyebutkan saat ini dana yang terkumpul baru mencapai 25 persen dan masih menghimpun bantuan dari para donatur.







