Jalan Trans Kalimantan Licin Akibat Tumpahan CPO, Polisi Tabur Soda Api dan Detergen

Jalan Trans Kalimantan Licin Akibat Tumpahan CPO, Polisi Tabur Soda Api dan Detergen. (Foto: Humas)

KalbarOke.Com – Arus kendaraan di Jalan Raya Pontianak–Batang Tarang sempat terhambat akibat tumpahan Crude Palm Oil (CPO) pada Rabu pagi (14/1/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di wilayah RT Penyakit, Dusun Serinjuk, Desa Semoncol ini memicu risiko kecelakaan tinggi bagi pengguna jalan karena permukaan aspal yang menjadi sangat licin.

Merespons kondisi tersebut, jajaran Polsek Batang Tarang bersama Polsek Tayan Hilir segera mengambil langkah antisipatif. Petugas gabungan melakukan sterilisasi area untuk memastikan tidak ada kendaraan yang tergelincir di titik tumpahan minyak mentah kelapa sawit tersebut.

Pembersihan dilakukan secara terpadu melibatkan personel Kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran Batang Tarang, serta dibantu secara sukarela oleh para sopir yang sedang melintas di lokasi kejadian. Sinergi ini menjadi faktor utama dalam mempercepat proses pemulihan jalur distribusi logistik tersebut.

Mengingat karakter CPO yang kental dan sulit dibersihkan hanya dengan air, petugas menerapkan langkah teknis khusus. Sebanyak 50 kilogram detergen dan 50 kilogram soda api ditaburkan ke permukaan jalan yang tercemar.

Baca :  Dua Pria Paruh Baya di Bunut Disergap di Rumah Nomor 77, Sembunyikan Sabu dalam Casing HP

Langkah ini dilakukan untuk memecah lapisan lemak minyak sebelum dilakukan penyemprotan air bertekanan tinggi dan penggosokan secara menyeluruh oleh petugas pemadam kebakaran. Upaya ini sangat mendasar untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, terutama bagi pengendara roda dua yang sangat rentan terjatuh di medan licin.

Proses pembersihan fisik dinyatakan selesai pada pukul 11.30 WIB. Namun, jalur belum sepenuhnya dibuka normal; petugas memberlakukan sistem buka-tutup untuk memastikan sisa-sisa detergen tidak lagi membahayakan kendaraan yang lewat.

Pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara intensif oleh Satuan Lalu Lintas Polres Sanggau bersama Unit Lantas Polsek Tayan Hilir dan Polsek Batang Tarang. Hingga pukul 14.30 WIB, antrean kendaraan dari arah Pontianak maupun arah Tayan dilepas secara bergantian untuk menjaga kelancaran.

Penjagaan terus berlanjut hingga pukul 15.00 WIB untuk memastikan kondisi jalan benar-benar kering dan aman dilalui oleh kendaraan bermuatan berat. Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun, menegaskan bahwa kecepatan penanganan ini adalah bentuk pelayanan nyata untuk meminimalkan dampak kecelakaan lanjutan.

Baca :  Entikong Terendam Banjir 2 Meter! Sungai Sekayam Meluap, Polisi Rakit Perahu Darurat dari Ban Bekas Demi Evakuasi Warga

“Kami bergerak cepat bersama unsur terkait untuk membersihkan tumpahan CPO agar tidak menimbulkan kecelakaan lanjutan. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, dan setelah pembersihan, arus lalu lintas kini telah kembali normal,” tutup Ipda Miskun.

Kini jalur Pontianak–Batang Tarang sudah dapat dilalui secara normal di kedua arah, namun para pengendara tetap diimbau untuk selalu waspada saat melintasi kawasan Desa Semoncol, terutama saat cuaca hujan.


Ringkasan Berita

• Tumpahan CPO akibat kecelakaan terjadi di Jalan Raya Pontianak–Batang Tarang pada Rabu (14/1/2026) pukul 08.00 WIB.

• Petugas menggunakan 50 kg detergen dan 50 kg soda api untuk melarutkan sisa minyak yang licin di permukaan aspal.

• Pembersihan melibatkan Polsek Batang Tarang, Polsek Tayan Hilir, Damkar, dan partisipasi warga.

• Jalur sempat diberlakukan sistem buka-tutup selama hampir 7 jam sebelum akhirnya dinyatakan normal kembali pada sore hari.

• Kapolsek Batang Tarang memastikan tidak ada kecelakaan susulan berkat respons cepat penanganan di lapangan.