KalbarOke.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) resmi menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama strategis. Agenda ini berlangsung di Ruang VIP Kantor Wali Kota Pontianak pada Selasa (10/3/2026).
Kolaborasi ini mencakup penguatan sinergi di berbagai sektor vital, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat. Selain itu, kerja sama ini bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa agar dapat berkontribusi langsung dalam menangani persoalan perkotaan.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa kesepakatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa UMP untuk menerapkan disiplin ilmu mereka di tengah masyarakat. Fokus utama akan diarahkan pada penanganan kebersihan, infrastruktur, dan pengaturan lalu lintas.
“Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk bersinergi dan berkolaborasi, terutama dalam memfasilitasi mahasiswa menerapkan ilmu yang didapatkan di kampus,” ujar Edi Rusdi Kamtono usai penandatanganan pada Selasa (10/3/2026).
Edi menekankan pentingnya peran kampus dalam mendukung program kota hijau. Ia berharap pengelolaan sampah, drainase, dan limbah di lingkungan kampus dapat diperkuat agar sejalan dengan misi Pemkot dalam menata kota yang bersih dan tertata.
Selain dampak lingkungan, keberadaan UMP dengan sekitar 5.000 mahasiswa dinilai memberikan efek domino yang positif bagi ekonomi daerah. Aktivitas akademik dan wisuda terbukti mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM serta usaha rumah kos di sekitar kampus.
“Aktivitas meningkat, rumah kos bertambah penghuninya, perekonomian bergerak, dan jumlah konsumen UMKM juga meningkat,” jelas Edi.
Peluang inovasi juga terbuka lebar melalui program studi Teknik Mesin dan Kesehatan Masyarakat UMP. Inovasi ini diharapkan mampu membantu penanganan sampah sejak dari tingkat rumah tangga. Bahkan, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa akan dikolaborasikan dengan OPD terkait untuk membenahi wilayah kumuh.
Rektor UMP, Heriansyah, menyambut baik langkah ini dan menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) adalah fokus utamanya. Ia berkomitmen agar seluruh civitas akademika UMP dapat memberi manfaat nyata bagi kemajuan Kota Pontianak.
“Sebagai lembaga pendidikan, yang paling penting adalah pengembangan sumber daya manusia agar dapat berkontribusi bagi Pemerintah Kota Pontianak,” imbuh Heriansyah.
Heriansyah juga mengakui bahwa dukungan pemerintah kota sangat krusial bagi pertumbuhan institusi pendidikan. Dengan lokasi kampus yang strategis di pusat kota, UMP siap menjadi mitra garda terdepan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Khatulistiwa.
Ringkasan Berita
*Pemkot Pontianak dan UM Pontianak menandatangani perpanjangan kerja sama lintas sektoral pada Selasa (10/3/2026).
*Fokus utama kerja sama meliputi pendidikan, kesehatan, lingkungan (pengelolaan sampah), dan penguatan ekonomi lokal.
*Mahasiswa UMP akan dilibatkan langsung dalam penanganan masalah kota melalui program KKN dan inovasi program studi.
*Wali Kota Edi menyoroti kontribusi 5.000 mahasiswa UMP terhadap geliat UMKM dan usaha rumah kos di Pontianak.
*Rektor UMP berkomitmen mencetak SDM yang mampu bersinergi dengan program prioritas pemerintah kota menuju pembangunan berkelanjutan.







