KalbarOke.com — Upaya pencarian korban kecelakaan tambang di Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, terus diintensifkan hingga Kamis, 5 Februari 2026. Tim SAR Gabungan masih berusaha menemukan satu korban yang hingga kini tertimbun material tanah di lokasi tambang.
Berdasarkan laporan Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung, sebanyak 11 personel SAR Brimob dikerahkan sejak pukul 07.00 WIB. Tim dipimpin oleh Pelaksana Sementara Komandan Peleton 5, Aipda Suliting.
Operasi pencarian melibatkan lintas instansi, mulai dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polsek Pemali, Tim K9 Polda Bangka Belitung, hingga tim teknis dari PT Timah. Bupati Bangka dan Kapolres Bangka turut memantau langsung jalannya operasi di lapangan.
Hingga pukul 11.30 WIB, enam dari total tujuh korban telah ditemukan. Satu korban lainnya masih dalam proses pencarian. Medan yang berat serta tebalnya material longsoran membuat tim SAR harus mengoperasikan tiga unit ekskavator untuk mengeruk tanah di sekitar titik dugaan korban tertimbun.
Petugas di lapangan dilengkapi perlengkapan keselamatan, seperti helm pelindung dan masker, guna meminimalkan risiko selama proses evakuasi. Meski kondisi cuaca dan waktu terus berjalan, pencarian tetap dilanjutkan dengan fokus utama pada keselamatan personel.
Tim SAR menyatakan operasi akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. (*/)






