Duka di Dusun Jemongko: Hilang Sejak Selasa, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Tersangkut Tunggul Kayu

Balita KA (4) yang hilang di Dusun Jemongko ditemukan meninggal dunia di Sungai Sekayam setelah 3 hari pencarian. Hasil visum pastikan korban murni tenggelam. (Foto: Hms)

KalbarOke.Com — Suasana duka menyelimuti Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Seorang balita berinisial KA (4) yang dilaporkan hilang sejak Selasa (3/2/2026) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Jasad korban ditemukan mengapung di aliran Sungai Sekayam setelah tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Polri, TNI, bersama warga melakukan pencarian intensif selama tiga hari. Korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Kubertus Andrio Uca (48) dalam kondisi tersangkut pada tunggul kayu di sungai.

Kapolsek Kembayan, Iptu Hudson Siahaan, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi yang menimpa keluarga korban tersebut.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Sejak laporan diterima, personel bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pencarian. Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban meninggal karena tenggelam dan tidak ditemukan tanda kekerasan,” ujar Iptu Hudson Siahaan pada Kamis (5/2/2026).

Baca :  500 Bale Pakaian Bekas Ilegal Dimusnahka Bea Cukai Entikong di Bawah Kawalan Ketat Polisi

Berdasarkan pemeriksaan fisik luar yang dilakukan oleh dr. Irfan Maulana dari Puskesmas Kembayan, dipastikan tidak terdapat unsur kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa ini dinyatakan sebagai musibah murni akibat tenggelam, sehingga pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

Ibu korban, RR (38), sebelumnya menceritakan bahwa KA memang beberapa kali pernah pergi dari rumah tanpa sepengetahuan keluarga, namun biasanya selalu berhasil ditemukan. Kali ini, pencarian harus berakhir pilu setelah tim menemukan jasad KA sekitar 500 meter dari lokasi ditemukannya pakaian korban.

Iptu Hudson juga memberikan apresiasi kepada solidaritas warga dan tim gabungan yang bahu-membahu dalam proses evakuasi. Ia pun memberikan imbauan penting bagi para orang tua, terutama yang bermukim di bantaran sungai.

“Kami mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama yang tinggal dekat dengan aliran sungai. Keselamatan anak merupakan tanggung jawab bersama, dan kewaspadaan menjadi langkah pencegahan paling penting,” tambahnya.

Baca :  Kasus Buang Bayi Sanggau: Hubungan Asmara LF dengan M Pria Semerangkai Didalami Polisi

Jenazah KA telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di pemakaman keluarga Dusun Jemongko dengan dihadiri warga serta aparat setempat dalam suasana haru.


Ringkasan Berita

*Balita KA (4) ditemukan meninggal dunia di Sungai Sekayam, Sanggau, pada Kamis (5/2/2026) setelah hilang selama tiga hari.

*Korban ditemukan tersangkut di tunggul kayu oleh warga sekitar 500 meter dari lokasi penemuan pakaian korban.

*Hasil visum dari Puskesmas Kembayan memastikan korban meninggal akibat tenggelam tanpa tanda-tanda kekerasan.

*Kapolsek Kembayan Iptu Hudson Siahaan mengimbau orang tua meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap anak-anak di dekat area perairan.

*Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah murni dan telah memakamkan jenazah di pemakaman keluarga Dusun Jemongko.