Pesan Dramaga Disuarakan, Rimbawan Tegaskan Komitmen Kawal Kebijakan Kehutanan Berbasis Sains

Ilustrasi Pesan Dramaga dibacakan dalam Temu Nasional Rimbawan 2026 di IPB Dramaga. Rimbawan menegaskan komitmen mengawal kebijakan kehutanan berbasis sains dan keadilan ekologis. Foto: popmelon dari Pixabay

KalbarOke.com — Pembacaan Pesan Dramaga menjadi salah satu momen penting dalam Temu Nasional Rimbawan 2026 yang digelar di IPB University Kampus Dramaga, Bogor, Sabtu, 14 Februari 2026. Pesan tersebut menegaskan komitmen kolektif Rimbawan Indonesia dalam mengawal arah kebijakan kehutanan nasional agar tetap berpijak pada sains, keberlanjutan, dan keadilan ekologis.

Pesan Dramaga dibacakan oleh Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, Dodik Ridho Nurrochmat, di hadapan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, serta sekitar 500 rimbawan dari berbagai ikatan alumni, perguruan tinggi, dan Pengurus Cabang Sylva Indonesia dari seluruh Indonesia.

Menurut Dodik, Pesan Dramaga memuat lima komitmen utama. Pertama, mengawal kebijakan kehutanan nasional agar tetap berlandaskan sains, prinsip keberlanjutan, dan keadilan ekologis. “Kebijakan kehutanan tidak boleh tercerabut dari basis ilmiah,” ujarnya.

Baca :  Pelajar SMA Siram Air Keras ke Siswa SMK di Cempaka Putih, Satu Korban Alami Luka Parah di Mata

Kedua, memperkuat peran kampus kehutanan sebagai pusat pemikiran, inovasi, dan solusi kebijakan yang objektif, kritis, dan konstruktif. Kampus juga ditegaskan sebagai ruang utama pembinaan dan regenerasi rimbawan muda yang profesional dan beretika.

Ketiga, mengoptimalkan peran rimbawan sebagai agen perubahan sekaligus meneguhkan korsa rimbawan sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam menghadapi tantangan kehutanan masa depan. Keempat, membangun dan merawat kolaborasi nasional yang inklusif dan berkelanjutan antar rimbawan dan para pemangku kepentingan.

Komitmen kelima menegaskan tanggung jawab bersama Rimbawan Indonesia dalam pencegahan, mitigasi, dan pemulihan bencana lingkungan berbasis kehutanan serta pengelolaan lanskap berkelanjutan.

“Rimbawan Indonesia percaya masa depan kehutanan sangat ditentukan oleh kualitas kolaborasi, integritas profesi, dan keberanian berpikir serta bertindak melampaui kepentingan sektoral,” kata Dodik.

Baca :  Wisuda 793 Lulusan UT Pontianak, Sekda Harisson: Kunci Kemajuan Kalbar Ada pada Pengelolaan SDM

Usai pembacaan, Dodik menyerahkan salinan Pesan Dramaga kepada Raja Juli Antoni yang didampingi Rohmat Marzuki. Dramaga disebut sebagai titik tolak komitmen bersama bahwa Rimbawan Indonesia siap mengambil peran yang lebih strategis dalam menjaga keberlanjutan hutan dan masa depan Indonesia.

Temu Nasional Rimbawan Indonesia 2026 menjadi wadah konsolidasi nasional untuk memperkuat korsa, menyatukan langkah, serta menegaskan dukungan rimbawan terhadap kebijakan kehutanan strategis. Kegiatan ini digagas oleh DPP Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB sebagai upaya memperkokoh kolaborasi nasional antar ikatan alumni dan organisasi rimbawan.

Forum ini juga menegaskan posisi Rimbawan Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sinergi multipihak, sekaligus menguatkan peran kampus dan alumni dalam pengembangan inovasi serta implementasi kebijakan kehutanan nasional. (*/)