Polisi Terjang Banjir Evakuasi Lansia yang Sedang Sakit di Nanga Taman

Polisi Terjang Banjir Evakuasi Lansia yang Sedang Sakit di Nanga Taman. (Foto: Humas Polres)

KalbarOke.Com – Polres Sekadau melalui jajaran Polsek Nanga Taman melakukan aksi kemanusiaan dengan mengevakuasi seorang ibu lansia yang sedang sakit di Dusun Tanjung, Desa Nanga Taman, Kamis (8/1/2026). Proses evakuasi darurat ini berlangsung dramatis sekitar pukul 10.00 WIB di tengah kepungan banjir.

“Evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia yang terdampak,” ujar Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono.

Kondisi banjir di wilayah tersebut dilaporkan belum surut dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Petugas bergerak cepat karena kondisi kesehatan warga lansia tersebut membutuhkan penanganan medis segera dari pihak dokter.

Aparat kepolisian harus berenang dan mendorong perahu melewati gang-gang sempit yang terendam luapan sungai. Sinergi antara kepolisian dan perangkat desa menjadi kunci keberhasilan operasi penyelamatan di lapangan pagi tadi.

Proses evakuasi dipimpin oleh Kanit Provos Polsek Nanga Taman Aipda I Putu Widyagusnawan bersama personel Bhabinkamtibmas serta Kepala Desa Nanga Taman. Mereka bahu-membahu menggotong warga dari dalam rumah menuju perahu karet.

Baca :  Tega Cabuli Adik Ipar Sendiri: Polres Sekadau Amankan Pria Berinisial S Usai Lakukan Aksi Kekerasan

“Warga lansia tersebut dievakuasi menggunakan perahu menuju titik aman, kemudian dibawa ambulans ke Puskesmas,” jelas Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono.

Langkah ini diambil guna memangkas waktu tempuh menuju fasilitas kesehatan mengingat akses jalan darat yang terputus total. Setibanya di titik kering, tim medis sudah bersiaga untuk memberikan pertolongan pertama di dalam ambulans.

Dusun Tanjung merupakan salah satu wilayah terdampak paling parah akibat luapan sungai setelah hujan intensitas tinggi. Kehadiran petugas di lokasi memberikan rasa tenang bagi warga yang masih terjebak di rumah masing-masing.

Polres Sekadau berkomitmen untuk terus menyisir area pemukiman guna memastikan tidak ada warga sakit atau balita yang tertinggal. Pemantauan situasi debit air dilakukan secara berkala bersama instansi terkait selama 24 jam penuh.

“Kami terus membantu warga terdampak banjir, terutama kelompok rentan yang membutuhkan penanganan sangat segera,” tandas Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono.

Masyarakat diimbau untuk segera melapor melalui Bhabinkamtibmas jika ada keluarga yang membutuhkan bantuan evakuasi darurat. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama jajaran kepolisian dalam penanggulangan bencana di Sekadau.

Baca :  Narkotika Dominasi 117 Kasus Kriminal di Sekadau Sepanjang 2025: Polisi Bidik Kerugian Negara Rp799 Juta dari Korupsi

Petugas juga mengingatkan warga untuk mematikan aliran listrik di rumah yang sudah terendam air demi menghindari jatuhnya korban. Kewaspadaan harus tetap ditingkatkan karena prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan masih ada.

Seluruh personel Polsek jajaran tetap disiagakan di posko darurat hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman.


Ringkasan Berita

• Polsek Nanga Taman mengevakuasi seorang ibu lansia yang sakit dari kepungan banjir di Dusun Tanjung pada Kamis (8/1/2026).

• Ketinggian banjir setinggi lutut orang dewasa mengharuskan petugas menggunakan perahu untuk menjangkau rumah korban.

• Kasi Humas Polres Sekadau AKP Triyono mengonfirmasi bahwa korban telah dibawa ke Puskesmas Nanga Taman menggunakan ambulans.

• Evakuasi melibatkan personel Polsek, Kepala Desa, dan staf desa sebagai bentuk sinergi penanganan kelompok rentan.

• Polres Sekadau terus memantau wilayah terdampak banjir dan menyiagakan personel untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan.