Polri Siagakan Dua Ambulans Udara untuk Mudik Lebaran 2026

Ilustrasi Baharkam Polri menyiapkan dua ambulans udara selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Helikopter medis ini disiagakan di Jawa untuk evakuasi darurat kecelakaan. Foto: pixabay

KalbarOke.com – Badan Pemelihara Keamanan Polri (Baharkam) menyiapkan dua unit ambulans udara untuk memberikan pertolongan medis darurat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kedua ambulans udara tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis di Pulau Jawa.

Kepala Baharkam Polri Komjen Pol Karyoto mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi apabila terjadi insiden selama perjalanan mudik.

“Secara khusus kami menyiapkan dua ambulans udara yang dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi insiden dalam perjalanan mudik. Saat ini penempatannya berada di Pulau Jawa,” kata Karyoto dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 11 Maret 2026.

Dukungan Operasi Ketupat 2026

Ambulans udara tersebut merupakan bagian dari dukungan operasional Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Baca :  Meutya Hafid Sidak Kantor Meta di Jakarta, Kepatuhan Tangani Judi Online dan Disinformasi Hanya 28 Persen

Helikopter yang digunakan antara lain tipe NBO-105 dan NBO-105 P-115. Kedua jenis helikopter tersebut mampu mengangkut dua korban sekaligus serta dilengkapi peralatan medis dan standar keselamatan penerbangan.

Menurut Karyoto, ambulans udara itu akan digunakan untuk mengevakuasi korban dalam kondisi darurat, seperti kecelakaan lalu lintas, agar penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat.

Siaga di Rest Area Tol

Selama Operasi Ketupat 2026, ambulans udara akan bersiaga di dua titik utama, yakni Rest Area Kalikangkung di Semarang serta Rest Area KM 29 Tol Tol Jakarta–Cikampek. Selain ambulans udara, Korpolairud juga menyiagakan enam helikopter dan satu pesawat udara dengan dukungan 47 personel yang ditempatkan di markas Direktorat Polisi Udara Korpolairud Baharkam Polri.

Untuk pengamanan di wilayah perairan, dua kapal patroli juga disiagakan, yakni Kapal Gelatik 5016 di Pelabuhan Merak serta Kapal Bima 7015 di Pelabuhan Ketapang yang melayani penyeberangan menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Baca :  Polri Bongkar Pembunuhan Gajah dengan Metode Ilmiah, 15 Tersangka Diamankan

Pengamanan di Titik Keramaian

Di sisi lain, Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Baharkam Polri turut menyiapkan 19 kendaraan patroli. Selain itu, polisi pariwisata dan polisi satwa juga akan dikerahkan di sejumlah lokasi keramaian. Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 548 personel Baharkam Polri dalam satuan tugas operasi pusat.

Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis seperti tempat ibadah, objek wisata, terminal, stasiun, rest area, bandara, hingga pelabuhan untuk memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. (*/)