Prabowo Minta Pejabat Rayakan Idulfitri Sederhana, Pemerintah Siapkan Mudik Lebaran 2026 untuk 143 Juta Orang

Presiden Prabowo meminta pejabat memberi teladan kesederhanaan saat Idulfitri. Pemerintah juga menyiapkan berbagai strategi untuk mengatur arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan mencapai 143 juta orang. Foto: BPMI Setpres

KalbarOke.com — Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh jajaran pemerintah memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat menjelang perayaan Idulfitri. Pesan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Dalam arahannya, Prabowo juga menyampaikan ucapan kepada masyarakat yang akan melakukan tradisi mudik. Ia berharap perjalanan pulang ke kampung halaman berlangsung aman dan masyarakat tetap menjaga keselamatan selama libur Lebaran. “Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan sebelumnya selamat mudik dan jaga diri masing-masing di rumah,” ujar Prabowo.

Presiden juga mengingatkan para pejabat agar tidak merayakan Idulfitri secara berlebihan, termasuk dalam penyelenggaraan kegiatan open house. Menurut Prabowo, pemerintah perlu menunjukkan contoh kesederhanaan kepada masyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi negara.

“Kita juga harus memberi contoh. Open house atau apa jangan terlalu mewah-mewahan. Kita beri contoh kepada rakyat, tapi juga jangan sampai semua kegiatan ditutup karena ekonomi harus tetap berjalan,” kata dia.

Selain itu, Prabowo mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menggambarkan kondisi ekonomi nasional dalam keadaan buruk. Ia menilai sejumlah indikator menunjukkan ekonomi Indonesia masih berada pada jalur yang kuat.

Presiden menutup arahannya dengan mengajak seluruh anggota kabinet terus bekerja secara bertanggung jawab serta menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah, terutama menjelang momentum Lebaran.

Baca :  Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Pemerintah Siapkan Skema Mudik Lebaran 2026

Sementara itu, pemerintah terus menyempurnakan penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran 2026 agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan hasil survei pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia.

Menurut Dudy, angka tersebut sedikit menurun sekitar 1,75 persen dibandingkan hasil survei Lebaran 2025 yang mencapai sekitar 146 juta orang. Namun realisasi pergerakan masyarakat pada 2025 justru mencapai sekitar 154 juta orang. “Artinya mobilitas masyarakat pada masa Lebaran cenderung melampaui angka survei,” kata Dudy dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Mobil Pribadi Masih Jadi Moda Favorit

Dudy menjelaskan mobil pribadi diperkirakan tetap menjadi moda transportasi utama dengan sekitar 76,24 juta pemudik. Moda transportasi lain yang juga banyak digunakan adalah sepeda motor dan bus.

Sejumlah simpul transportasi diprediksi menjadi titik paling padat selama arus mudik, antara lain Bandara Internasional Soekarno-Hatta, lintasan penyeberangan Pelabuhan Merak–Pelabuhan Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, serta Terminal Pulogebang.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah menyiapkan berbagai sarana transportasi yang terdiri dari sekitar 31.000 unit bus, 840 kapal laut, 254 kapal penyeberangan, 372 pesawat udara, serta 3.687 rangkaian kereta api.

Baca :  Bareskrim Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Ko Erwin

Pemerintah juga kembali menyelenggarakan program mudik gratis menggunakan moda transportasi darat, laut, dan kereta api. Program tersebut ditargetkan melayani 113.262 penumpang serta mengangkut 12.140 sepeda motor. Menurut Dudy, program ini juga diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah pascabencana di Sumatra, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Operasi Ketupat Libatkan 161 Ribu Personel

Di sisi pengamanan, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pengamanan mudik dilakukan melalui Operasi Ketupat 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Operasi tersebut melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi dengan kepolisian sebagai penanggung jawab utama.

Menurut Sigit, pemerintah menargetkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik dapat dipertahankan atau bahkan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada libur Lebaran 2025, sekitar 90,9 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah dalam mengatur arus mudik dan balik.

Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah optimistis penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih baik sehingga masyarakat bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan aman dan nyaman. (*/)