Prabowo Targetkan 15.000 Rumah Hunian Danantara untuk Korban Bencana Sumatra

Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan rumah hunian Danantara di Aceh Tamiang. Foto: BPMI Setpres

KalbarOke.com – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis (1/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo meninjau unit rumah berukuran 4,5 x 4,5 meter yang dirancang sebagai tempat tinggal sementara yang aman dan nyaman. Setiap unit telah dilengkapi berbagai fasilitas dasar, mulai dari tempat tidur, kipas angin, lemari, sambungan listrik, hingga akses jaringan internet guna menunjang kebutuhan harian warga.

Rumah hunian Danantara disiapkan sebagai solusi hunian sementara bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana selesai. Penyediaan tempat tinggal yang layak menjadi prioritas pemerintah agar warga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih normal.

Baca :  Akses Darat Lumpuh di Aceh–Sumut–Sumbar, Polri Dirikan 105 Posko dan Salurkan Internet Darurat

Pembangunan hunian di Aceh Tamiang telah dimulai sejak 24 Desember 2025. Pada tahap awal, pemerintah membangun 600 unit rumah yang berlokasi di Kampung Simpang 4, Kecamatan Karang Baru.

Secara keseluruhan, pemerintah melalui program Danantara menargetkan pembangunan hingga 15.000 unit rumah hunian dalam waktu tiga bulan. Program ini mencakup wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dan diharapkan mampu mempercepat pemulihan sosial serta ekonomi masyarakat setempat.

Baca :  "Marandang, Pariwisata Pulih Bersama" Digelar di Padang

Tak hanya menyediakan hunian, kawasan Danantara juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas komunal untuk mendukung kehidupan sosial warga. Fasilitas tersebut meliputi dapur bersama, toilet umum, taman bermain anak, serta musala, yang dirancang sebagai ruang interaksi dan kebersamaan antarwarga.

Pembangunan tahap pertama rumah hunian Danantara ini merupakan hasil kolaborasi tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sinergi tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dan BUMN dalam menghadirkan solusi cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah di Indonesia. (*/)