KalbarOke.Com – Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari melaksanakan kunjungan kerja untuk memantau langsung progres pembangunan dua fasilitas kesehatan strategis pada Senin (5/1/2026). Peninjauan difokuskan pada Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Simpang Tiga Siduk dan Gedung PICU–NICU di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I.
“Kami ingin memastikan progres pembangunan ini berjalan sesuai jadwal dan dapat segera dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, saat meninjau lokasi di Sukadana.
Kehadiran Labkesda diharapkan mampu meningkatkan akurasi deteksi dini penyakit secara mandiri di tingkat kabupaten. Sementara itu, Gedung PICU-NICU diproyeksikan menjadi pusat rujukan intensif bagi pasien bayi dan anak di Kayong Utara agar tidak perlu dirujuk ke luar daerah untuk penanganan kritis.
Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, Kasianus, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK). Fokus utama pembangunan gedung ini adalah ruang Perina atau perawatan khusus bayi.
“Pembangunan ini khusus untuk ruang Perina atau perawatan anak. Dengan adanya gedung tersendiri, pelayanan bisa lebih terfokus dan optimal,” ungkap Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, Kasianus.
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara optimis bahwa selesainya kedua gedung ini akan menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terhadap layanan kesehatan rujukan yang lebih lengkap. Fasilitas PICU-NICU yang memadai menjadi langkah nyata dalam menekan angka kematian bayi dan balita di daerah tersebut.
Wabup Amru Chanwari meminta pihak pelaksana untuk menjaga kualitas bangunan sesuai spesifikasi standar medis Kementerian Kesehatan agar gedung tersebut dapat bertahan lama dan aman digunakan untuk perawatan intensif.
Ringkasan Berita
• Wabup Amru Chanwari meninjau progres pembangunan Labkesda dan gedung PICU-NICU di Kayong Utara pada Senin (5/1/2026).
• Proyek Labkesda berlokasi di Simpang Tiga Siduk, sedangkan ruang perawatan intensif anak berada di area RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I.
• Anggaran pembangunan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai bagian dari program pemenuhan upaya kesehatan perorangan.
• Direktur RSUD Kasianus menegaskan gedung baru akan difokuskan untuk layanan Perina agar perawatan anak lebih optimal dan mandiri.
• Fasilitas ini ditargetkan segera beroperasi untuk meningkatkan akurasi laboratorium dan menangani pasien bayi yang membutuhkan perawatan kritis.






