KalbarOke.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, meresmikan pembukaan Rapimda Ke-IV TBBR DPD Landak. Acara ini digelar di Aula Kantor Camat Mempawah Hulu, Minggu (30/115). Wagub berharap Rapimda ini menghasilkan keputusan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas.
Ia menekankan bahwa TBBR harus kompak dan bersatu. Konsolidasi internal ini penting agar organisasi kuat dan tidak terpecah dalam kelompok kecil. Di dalam TBBR hanya ada satu pimpinan yang diakui dan ditaati.
“Di TBBR hanya ada satu matahari, yaitu Pangalangok Jilah,” tegas Krisantus. Ia juga mendorong TBBR selalu tegak lurus membela kebenaran dan keadilan bagi rakyat.
Krisantus Kurniawan menyoroti kekayaan alam Kalbar yang melimpah namun belum menyejahterakan rakyat. Potensi besar ini justru banyak dikuasai oleh praktik mafia. Praktik mafia ini hanya menguntungkan segelintir orang.
Ia mencontohkan adanya mafia CPO, oli, hingga minyak yang merugikan. Praktik curang seperti itu wajib dibasmi sampai ke akar-akarnya. Wagub meminta TBBR menjadi garda terdepan.
“Potensi besar Kalbar ini masih banyak dikuasai oleh mafia—mafia CPO, mafia oli, mafia minyak, dan lainnya,” ungkapnya.
Ia mengajak TBBR mendukung pemerintah memberantas praktik mafia tersebut. “Saya ingin ke depan TBBR menjadi pagar ketika saya menegakkan keadilan dan kebenaran, yang tujuannya adalah memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” ajak Krisantus.
Pimpinan Besar Pasukan Merah TBBR, Agustinus, menyampaikan misi utama organisasinya. Misi ini adalah memperkuat masyarakat Dayak agar semakin mantap dan maju. Tugas TBBR adalah membantu warga yang menghadapi berbagai masalah.
Masalah utama yang menjadi perhatian adalah isu agraria atau pertanahan. Keributan terkait tanah sering terjadi di mana-mana. Sebagai ormas resmi, TBBR harus membantu masyarakat secara elegan.
“Tugas TBBR adalah membantu masyarakat dalam berbagai permasalahan, terutama bidang agraria,” ungkap Agustinus. Ia menekankan persatuan sebagai kunci kekuatan.
Dengan persatuan yang kokoh, TBBR diharap dapat membantu masalah masyarakat. Ke depan, TBBR juga harus mengembangkan ekonomi masyarakat, tidak hanya membantu saat ada masalah.
Ringkasan
• Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan meminta Rapimda TBBR menghasilkan keputusan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat dan menjaga kekompakan organisasi.
• Krisantus menyoroti kekayaan alam Kalbar yang dikuasai praktik mafia (CPO, oli, minyak) dan merugikan masyarakat luas.
• Wagub mengajak TBBR menjadi garda terdepan dan “pagar” yang mendukung upaya pemerintah menegakkan keadilan dan memberantas mafia.
• Pimpinan Besar TBBR, Agustinus, menyatakan misi mereka adalah memperkuat masyarakat Dayak, membantu dalam isu agraria, dan mengembangkan ekonomi masyarakat.






