Wahidin Halim Siap Bela Kepala SMAN 1 Cimarga, Sebut Tamparan Siswa Sebagai Teguran Pendidikan

Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim angkat bicara soal kasus kepala SMAN 1 Cimarga yang menampar siswa karena merokok. Foto: tangkapan layar YouTube PonTV

KalbarOke.com – Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim ikut angkat bicara terkait kasus viral kepala SMAN 1 Cimarga yang menampar seorang siswa setelah kedapatan merokok di lingkungan sekolah. Kasus tersebut memicu laporan ke polisi dan gelombang pro-kontra di masyarakat.

Wahidin yang kini menjabat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI menyatakan siap memberikan dukungan penuh kepada kepala sekolah, terutama jika proses hukum terhadapnya terus berlanjut. Ia menilai tindakan sang kepala sekolah bukan bentuk kekerasan, melainkan teguran keras dan pembinaan moral bagi siswa.

“Saya siap membela kepala sekolah. Tamparan itu bukan kekerasan, tapi bentuk teguran agar anak sadar. Kepala sekolah punya tanggung jawab mendidik dan menegakkan disiplin,” ujar Wahidin.

Baca :  Mentan Minta Kasus 29 Ribu Ton Beras Rusak Tak Dibesar-besarkan: Hanya 0,07 Persen dari Stok Nasional

Menurutnya, siswa yang ditegur seharusnya juga mendapat sanksi pembinaan, bukan justru membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Ia menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat mendidik karakter, bukan sekadar tempat menuntut ilmu.

Kasus ini bermula dari penamparan terhadap siswa yang merokok di area sekolah, yang kemudian viral di media sosial setelah ratusan siswa melakukan aksi mogok belajar. Orang tua siswa sempat melaporkan kepala sekolah ke kepolisian, namun kedua pihak telah berdamai usai difasilitasi oleh Gubernur Banten Andra Soni.

Baca :  Viral Kepala Sekolah Tampar Siswa Merokok, Wagub Banten: Sudah Ditegur dan Dinonaktifkan

Meski telah berakhir damai, kasus ini tetap menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan tentang batas antara disiplin dan kekerasan dalam dunia pendidikan. (*/)