Waspada Puncak Rob 2 Meter! Wali Kota Edi Ingatkan Warga Pontianak Siaga Air Pasang Deras di Pagi Hari

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat meninjau wilayah yang tergenang akibat air pasang di Pontianak Barat bulan lalu. | Waspada Puncak Rob 2 Meter! Wali Kota Edi Ingatkan Warga Pontianak Siaga Air Pasang Deras di Pagi Hari. (Foto: Prokopim)

KalbarOke.Com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono terangkan bahwa pemerintah terus pantau kondisi banjir rob yang landa sejumlah wilayah sejak Minggu (4/1/2026). Berdasarkan data terbaru, ketinggian pasang air laut dilaporkan bisa capai angka dua meter. Warga diimbau untuk tingkatkan kewaspadaan.

“Kondisi ini sudah dialami sejak tanggal 4 Januari, berlanjut pada tanggal 5 Januari dan diperkirakan masih berlangsung hingga tanggal 7 Januari,” jelas Edi, Senin (5/1/2026).

Ia sebut kenaikan muka air paling terasa terjadi pada waktu pagi hari mulai pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Setelah melewati jam tersebut, biasanya air akan mulai berangsur surut dengan pergerakan yang cepat.

Grafik pasang surut air saat ini dinilai sangat tajam karena arus air yang mengalir tergolong cukup deras. Pemilik rumah di kawasan rendah diminta siapkan langkah antisipasi agar barang berharga tetap aman.

Baca :  Gedung Perpustakaan Rp10 Miliar di Jalan Ampera Pontianak Resmi Beroperasi

Edi khawatirkan jika banjir rob terjadi bersamaan dengan datangnya hujan lebat serta angin kencang secara serentak. Kondisi alam ini berpotensi membuat ketinggian genangan air di darat menjadi jauh lebih tinggi.

“Yang kita khawatirkan adalah jika saat pasang terjadi hujan lebat disertai angin kencang, karena dapat membuat air semakin tinggi,” ujarnya saat berikan keterangan resmi.

BMKG sendiri telah rilis informasi bahwa puncak fenomena rob ini akan terus berlangsung hingga pertengahan minggu ini. Fokus pengawasan dilakukan pada wilayah yang bersentuhan langsung dengan aliran Sungai Kapuas.

Pemerintah Kota Pontianak terus lakukan pemantauan lapangan melalui dinas terkait guna respon cepat dampak air pasang. Masyarakat diminta jangan lengah dan tetap perhatikan faktor keselamatan anggota keluarga.

Baca :  Perkuat Budaya Gotong Royong: Pemkot Pontianak Prioritaskan Pemerataan Pembangunan di Wilayah Utara

Kesiapan warga dalam hadapi bencana tahunan ini sangat penting guna minimalisir kerugian materi maupun korban jiwa. Pihak kelurahan serta kecamatan juga disiagakan untuk bantu warga yang terdampak cukup parah.


Ringkasan Berita

• Wali Kota Pontianak Edi Kamtono ingatkan puncak banjir rob capai 2 meter pada periode 4-7 Januari 2026.

• Kenaikan air laut paling tinggi terjadi pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB dengan arus air yang sangat deras.

• Fenomena banjir rob diperkirakan mulai surut secara perlahan setelah melewati pukul 08.00 WIB setiap harinya.

• Edi mengkhawatirkan risiko kenaikan air yang lebih parah jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang di pagi hari.

• Warga di kawasan rendah dan bantaran Sungai Kapuas diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak pasang.